Kolaborasi ini dipandang strategis oleh para pengamat komunikasi digital sebagai langkah adaptif dalam menjawab tantangan zaman.
“Langkah seperti ini harus direplikasi melalui kebijakan penguatan literasi digital di lingkungan kementerian dan lembaga lainnya,” ujar Daud Yosua Wandadaya, peserta dari Balmon Jayapura.
Sebagai hasil akhir, setiap kelompok ditugaskan menyusun rencana tindak lanjut berupa rancangan konten digital edukatif yang akan dipublikasikan di media sosial institusi masing-masing.
Ini menjadi bentuk kontribusi ASN dalam menjaga kedaulatan komunikasi nasional secara berkelanjutan dan rangkaian dari rencana aksi bela negara.
Pelatihan ini menegaskan bahwa transformasi digital yang sehat hanya dapat diwujudkan melalui komitmen kolektif dan integritas moral dalam bela negara.
Tidak hanya di dunia nyata, tetapi juga di semesta digital yang kian tak berbatas.










