PURBALINGGA, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga bersama 15 lembaga non pemerintah dan dua perangkat daerah Pemkab Purbalingga menyalurkan zakat, infak, sedekah dan bantuan lintas lembaga senilai Rp 10,23 miliar. Bantuan itu diserahkan kepada 5.989 penerima di wilayah Purbalingga. Hal ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mengapresiasi, atas sinergi yang terjalin. “Saya atas nama Pemkab Purbalingga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Sinergi dan kolaborasi ini menjadi bukti komitmen bersama dalam mengupayakan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap, gerakan ini dapat menginspirasi keterlibatan yang lebih luas. Tidak hanya dari lembaga yang sudah terlibat, tetapi juga dari dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, komunitas dan elemen masyarakat lainnya.
“Semakin banyak pihak yang terlibat, akan semakin mudah kita mewujudkan Purbalingga yang mandiri dan sejahtera,” imbuhnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Purbalingga Suroto menegaskan, kegiatan ini sejalan dengan visi daerah. “Ini merupakan bentuk kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga non pemerintah dalam percepatan penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sekaligus mendukung visi Akselerasi Pembangunan Kolaboratif untuk Purbalingga yang Mandiri dan Sejahtera,” ungkapnya.
Dua lembaga daerah yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Dinsosdalduk KBP3A Purbalingga, Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Purbalingga. Selain itu, ada sejumlah lembaga non pemerintah yang turut berpartisipasi.
Adapun lembaga itu, di antaranya Yayasan Perwira Sejahtera Purbalingga, Yayasan Bina Cita Karya Bangsa, Yayasan Pendidikan Teknologi (YPT), Yayasan Islam Al-Hikmah, UPZ Kemenag, LDII, BAZNAS, LAZ Al Ihsan Jateng, Lazis Muhammadiyah, Lazis NU, PD Aisyiyah, PD Salimah, PD Muslimat NU, Tarekat Shiddiqiyyah dan Rumah Mualaf Indonesia. (abd/sam)










