Pati  

AMPB Tegaskan Tetap Kawal Hak Angket Meski Husein Mundur

BERTAHAN: Koordinator Lapangan AMPB, Supriyono alias Botok (kanan) saat berada di posko penggalangan donasi Rp5.000 dari AMPB untuk aksi demo di Gedung KPK RI Jakarta, Rabu (20/8/25). (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

AMPB Bakal Demo KPK, Galang Donasi Rp5.000

AMPB bakal demo di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Aksi ini untuk mendesak KPK agar segera menetapkan Bupati Pati Sudewo sebagai tersangka dalam kasus proyek Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

AMPB pun kembali membuka posko penggalangan donasi di depan Kantor Bupati Pati. Di posko itu terdapat spanduk bertuliskan “Penggalangan donasi Rp5.000 dari masyarakat Pati bersatu untuk aksi demo di Gedung KPK RI Jakarta”.

“Penggalangan donasi Rp5 ribu rupiah dari masyarakat Kabupaten Pati untuk akomodasi kita. Yang mana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu akan melakukan demo di gedung KPK di Jakarta,” kata Botok, kemarin.

Ia menjelaskan, aksi tersebut akan digelar selama dua hari, yakni tanggal 2 hingga 3 September 2025. Menurutnya, Sudewo sudah memenuhi untuk ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

“Tuntutannya mendesak KPK menetapkan Bupati Pati Sudewo menjadi tersangka. Karena menurut data kita bapak Sudewo sudah layak ditetapkan jadi tersangka dalam kasus suap proyek DJKA,” tegasnya.

Pihaknya saat ini masih mendata jumlah massa aksi yang akan berangkat ke Jakarta. Ia memperkirakan jumlah massanya mencapai 500 orang lebih.

“Masa masih dalam pendataan. Kalau dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu sekitar 500 orang lebih. Itu belum termasuk dari masyarakat Pati,” ujarnya.

AMBP juga akan menyiapkan armada untuk memberangkatkan massa ke gedung KPK RI. Jumlahnya diperkirakan mencapai puluhan armada yang terdiri dari bus dan truk.

“Kita bawa bus sama truk. Truk yang terdata sudah 20 lebih. Kalau bus baru 2,” pungkasnya. (lut/adf)