BANYUMAS, Joglo Jateng – Sebanyak 170 UMKM telah mengikuti pelatihan intensif pada program Banyumas Naik Kelas, belum lama ini. Dengan ini, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono berharap, para peserta dapat menjadi Trainer of Training atau pelatih yang membagikan ilmu dan pengalaman mereka kepada UMKM lainnya, agar pengetahuan ini bisa menyebar lebih luas.
“Pemkab Banyumas berkomitmen terus mendukung program seperti ini agar UMKM bisa naik kelas secara cepat. Selain pelatihan, modal usaha dari VISA juga disalurkan kepada pelaku UMKM, dengan catatan modal tersebut harus digunakan untuk usaha produktif, bukan kebutuhan konsumtif,” ujar Sadewo, belum lama ini.
Ia mengingatkan, para pelaku usaha agar menggunakan modalnya secara bijak dan bertanggung jawab. Serta, berharap agar pembangunan jalan tol yang tengah berlangsung di Banyumas dapat menjadi salah satu faktor pendorong berkembangnya UMKM di daerah ini.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur Kementerian Perdagangan, Deden Muhammad Fajar Shiddiq mengapresiasi, produk-produk Banyumas seperti gula kelapa, minyak atsiri, batok kelapa dan daun ketapang yang sudah mulai menembus pasar ekspor. Namun, tantangan utama bukan hanya ekspor itu sendiri, melainkan menemukan pembeli yang dapat dipercaya.
Untuk itu, Kementerian Perdagangan telah meluncurkan program Business Matching, yang mempertemukan pelaku usaha UMKM dengan calon pembeli secara daring. “Program ini terbuka bagi seluruh UMKM dan eksportir yang ingin mendaftar, seleksi ketat melalui 21 pembina UMKM. Hanya mereka yang memiliki potensi, kualitas produk yang baik dan kontinuitas produksi yang dapat mengikuti program ini,” jelas Deden.
Melalui business matching, UMKM dapat memilih negara tujuan ekspor dari 33 negara yang tersedia. Sedangkan, pada Januari-Agustus 2025, program ini telah mencatat transaksi sebesar 90 juta USD.
Sedangkan, Kepala Sekolah Ekspor, Handito Joewono mengapresiasi, tinggi kepada para peserta yang telah mengikuti program selama enam bulan, dengan materi daring dan enam kali pertemuan tatap muka. Ia berharap, ini terus berlanjut dan menargetkan partisipasi UMKM Banyumas dalam Trade Expo Indonesia, yang dapat mengangkat produk lokal ke panggung internasional. (abd/sam)










