PURBALINGGA, Joglo Jateng – Di RT 02/RW 07 Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, terjadi peristiwa tanah amblas pada Rabu (15/10) lalu. Kejadian itu menyebabkan terputusnya akses jalan penghubung antardusun di wilayah setempat.
Tanah amblas dengan kedalaman sekitar 2 hingga 2,5 meter itu mengisolasi warga di Dusun 3 (Bojongsana, Ragamukti) dan Dusun 4 (Batur, Pagelaran). Jalan yang terdampak merupakan jalan kabupaten, yang menjadi jalur utama aktivitas warga, termasuk akses pendidikan, ekonomi dan pertanian.
“Amblasnya tanah ini terjadi di pertigaan jalan yang menghubungkan beberapa dusun di Desa Panusupan. Kemungkinan besar disebabkan oleh aliran air bawah tanah yang menggerus lapisan tanah di bawah jalan, sehingga permukaannya runtuh,” jelas Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, belum lama ini.
Dalam tinjauan itu, Wabup Dimas bersama jajaran BPBD, DPUPR, Dinrumkim, Bagian Administrasi Pembangunan Setda, Camat Rembang dan pemerintah desa melakukan koordinasi penanganan awal. Salah satu langkah yang disepakati adalah relokasi badan jalan untuk wilayah Dusun Bojongsana, agar tidak terlalu berdekatan dengan bibir jurang.
“Alhamdulillah, setelah berkoordinasi dengan warga, kita diberi lahan sekitar 3,5 meter untuk pelebaran jalan baru. Ini penting agar posisi jalan lebih aman dari jurang,” ungkapnya.










