Fokus Mitigasi Bencana! 160 Mahasiswa Unsoed Mulai Mengabdi di 15 Desa Banyumas

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono saat menerima mahasiswa KKN Unsoed Purwokerto
SIMBOLIS: Acara penerimaan 160 mahasiswa Unsoed Purwokerto untuk melaksanakan KKN di wilayah Kabupaten Banyumas di Pendopo Wakil Bupati Banyumas, beberapa waktu lalu. (DOK. PRIBADI/JOGLO JATENG)

Bukan Sekadar Kewajiban Akademik

Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyambut baik kehadiran para mahasiswa. Ia menilai momen ini sangat tepat bagi akademisi muda untuk berbaur dan menyelami kehidupan masyarakat secara langsung.

“Melalui kegiatan KKN, mahasiswa tidak hanya belajar untuk menerapkan teori ke dalam praktik, tetapi juga dituntut untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat,” tutur Sadewo.

Bupati berharap mahasiswa dapat mendengar aspirasi, memahami persoalan, serta melakukan analisis dan pendampingan guna mencari solusi atas tantangan desa. Menurutnya, tema yang diusung yakni ‘Unsoed Merakyat, Unsoed Berdampak’ sangat relevan dengan visi menuju Indonesia Emas 2045.

“Ini menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa di desa bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik, melainkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat kapasitas masyarakat agar lebih tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” tegasnya.

Sadewo juga berpesan agar peserta KKN mampu menggali potensi lokal dan merancang program berkelanjutan. Hal ini bisa diawali dari langkah-langkah sederhana namun memiliki dampak nyata bagi kemajuan desa. (abd/sam)