Antrean Capai 905 Ribu Orang! Ratusan Jemaah Haji Jateng Malah Pilih Mundur Tahun Ini, Ada Apa?

Aman dari Imbas Perang Timur Tengah

Di tengah dinamika global saat ini, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen memastikan bahwa penyelenggaraan haji 2026 tetap aman dari dampak konflik bersenjata di Timur Tengah. Hal ini disampaikannya dalam acara halalbihalal alumni Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Muhammadiyah di Semarang, Minggu (19/4/2026).

“Sampai saat ini, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah sudah mengumumkan bahwa pemberangkatan haji tidak terganggu dengan perang tersebut,” ucapnya.

Sebagai informasi, pada musim haji 2026, sebanyak 34.122 calon jemaah asal Jawa Tengah akan diberangkatkan melalui Embarkasi Solo dan Yogyakarta. Kelompok terbang (kloter) pertama dijadwalkan akan mulai berangkat pada 22 April 2026 mendatang.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pembina Haji dan Umrah (LPHU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang, Ahmad Furqon, menyebutkan jemaah KBIHU Muhammadiyah Kota Semarang yang berangkat tahun ini berjumlah 354 orang. Jika ditambah dengan petugas, total yang diberangkatkan menjadi 360 orang.

Pihaknya sangat mengapresiasi dukungan dari jajaran pemerintah daerah dan Kemenhaj Jateng dalam memberikan pelayanan prima.

“Harapannya, kegiatan ini mempererat ukhuwah dan menjaga kemabruran haji,” pungkas Furqon. (ara/iza/rds)