PURWOREJO, Joglo Jateng – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo dari Fraksi Partai Demokrat (FPD), Estri Utami Setyowati menekankan pentingnya kerja sama antara Pemerintah Desa (Pemdes) dengan wakil rakyat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Estri menyampaikan hal itu melalui rilis media kegiatan reses masa persidangan kedua tahun 2026 di Graha Siola RM Dargo.
Dia melihat kondisi keuangan daerah, khususnya di desa yang saat ini sedang diefisiensi. Dalam reses tersebut, Estri juga menerima beragam aspirasi dari masyarakat. Berbagai aspirasi yang disampaikan antara lain adalah masih diperlukannya peningkatan infrastruktur jalan di tingkat desa/kelurahan. Kemudian, perlunya penambahan lampu penerangan jalan umum (PJU), perbaikan jaringan irigasi persawahan dan lingkungan, perbaikan sarana peribadatan, hingga rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Satu-satunya perempuan di unsur Pimpinan DPRD tersebut juga menyampaikan bahwa di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan pemerintah, sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kelurahan, dan anggota DPRD menjadi semakin penting. Dikatakannya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mendorong agar pemerintah desa dan kelurahan terus aktif berkomunikasi serta menyampaikan berbagai kebutuhan dan aspirasi masyarakat kepada DPRD. Melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang dimiliki DPRD, berbagai program prioritas masyarakat dapat diperjuangkan sesuai kemampuan keuangan daerah,” katanya, Rabu (3/6/2026).
Lebih lanjut, dia menyampaikan, saat ini yang dibutuhkan bukan hanya besarnya anggaran, tetapi juga ketepatan dalam menentukan skala prioritas. Program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi harus menjadi fokus bersama.
“Lembaga DPRD akan terus membuka ruang koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pemerintah desa dan kelurahan agar pembangunan tetap berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semangat dan sinergi yang kuat, tantangan efisiensi anggaran dapat kita hadapi bersama tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik secara signifikan,” tegasnya. (mrn/ree/rds)










