SEMARANG, Joglo Jateng – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melakukan monitoring terkait penyakit pneumonia. Diketahui, penyakit yang menyerang sistem pernapasan itu sudah menyebar di Tiongkok. Meski belum ada laporan resmi soal kasus pneumonia dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes), dirinya mendorong agar Dinkes bisa melakukan tahapan-tahapan pencegahan.
“Kami sedang minta kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang untuk mencari informasi terkait pneumonia. Kalau gak salah menyerang paru-paru, sehingga saya minta untuk dicari informasi kemudian bagaimana langkah-langkah dari Kota Semarang melalui dinas kesehatan,” ucapnya, belum lama ini.
Dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap beberapa penyakit mematikan. Di antaranya demam berdarah, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), dan leptospirosis.
“Kalau sekarang ini malah concern-nya ke masalah demam berdarah, diare, ISPA, leptospirosis. Jadi ini yang waspada karena ini musim hujan ya. Sepertinya iklim ini fluktuatif. Jadi kita harus siaga,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Semarang, Abdul Hakam mengungkapkan, pihaknya belum menemukan kasus pneumonia. Menurutnya, virus itu banyak terjadi di negara yang memiliki kelembapan tinggi. Terlebih lagi saat musim hujan dan musim dingin banyak virus dan bakteri tumbuh.
“Oleh karena itu, saya berharap agar masyarakat bisa menjaga kesehatan. Khususnya anak-anak apabila mengalami demam tinggi dan batuk agar bisa segera melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan,” harapnya.
Selain itu, dirinya juga menyarankan kepada masyarakat untuk selalu makan makanan yang bergizi dan berkonsultasi dengan dokter. Di sisi lain, pihaknya juga sedang meningkatkan kewaspadaan terutama pada masyarakat yang pulang dari perjalanan luar negeri.
“Jika ada gejala demam tinggi batuk seperti tanda covid segera datang ke fasilitas kesehatan bisa ke puskesmas untuk dilakukan swab,” katanya.
Ia menambahkan, pneumonia dan covid adalah penyakit yang menyerang paru-paru. Covid disebabkan oleh virus, sedangkan pneumonia dari jamur atau bakteri.
“Bisa sangat menyerang anak. Jadi jika mulai flu dan pilek langsung konsultasi saja ke rumah sakit atau puskesmas,” imbaunya. (cr7/mg4)










