PEMALANG, Joglo Jateng – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyerahkan bantuan penanganan bencana senilai Rp 1,4 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang dan ahli waris korban banjir bandang, Kamis (29/1/2026). Penyerahan dilakukan langsung di Posko Banjir Bandang Kantor Kecamatan Pulosari.
Kunjungan ini dilakukan di tengah situasi darurat di mana tercatat lebih dari 2.700 warga terpaksa mengungsi di 11 titik berbeda di Kecamatan Pulosari. Pemerintah Pusat memastikan hadir untuk menjamin seluruh kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Jaminan Perbaikan Rumah Rusak
Agus Jabo Priyono mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Pemalang yang dinilai cepat dan tanggap dalam merespons bencana. Terkait kerugian materiil, Wamensos menegaskan bahwa pemerintah akan menanggung perbaikan hunian warga.
“Kami pastikan masyarakat dapatkan kebutuhan selama di pengungsian. Selanjutnya kita tunggu data dari Pemkab untuk rekap kerugian dan kerusakan, rumah-rumah warga yang rusak akan dibangun lagi,” terangnya di lokasi.
Proses rekonstruksi akan dilakukan setelah tahap evaluasi dan pendataan total kerusakan selesai dilakukan oleh tim di lapangan.

Evakuasi Korban Longsor Watukumpul
Sementara itu, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan terima kasih atas dukungan dana operasional dan santunan dari Kemensos. Ia menyebut sinergi lintas sektor sangat membantu menekan potensi korban jiwa lebih lanjut.
“Kini BPBD Pemalang bersama PMI, Polres, Kodim, hingga relawan telah mendirikan sejumlah dapur umum di tempat pengungsian,” jelas Anom.
Selain banjir bandang, fokus penanganan juga tertuju pada bencana tanah longsor di Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul. Tim gabungan saat ini masih terus melakukan upaya pencarian dan evakuasi korban.
“Untuk Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, kita juga tengah melakukan evakuasi korban hilang bencana longsor, baru satu yang ditemukan,” pungkasnya. (fan/sam)










