Komitmen Tuntaskan Program RTLH

DIALOG: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Rembang Abdul Hafidz sat berkunjung ke lansia di Desa Tahunan, Kecamatan Sale, Rabu (2/2). (HUMAS/JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Bupati Rembang Abdul Hafidz berkunjung ke lansia yang tinggal di Desa Tahunan Kecamatan Sale, Sutami (70) dan Rapi (70), Rabu (2/2). Mereka berdua merupakan penerima program bantuan sambungan listrik gratis atau listrik murah bagi warga tidak mampu dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah.

Di dua rumah lansia itu, Ganjar berkomitmen membantu merehab rumah keduanya. Usai bersilaturahmi, Ganjar mengatakan, ketika melihat rumah penerima bantuan listrik gratis dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Tengah, rumah keduanya terbilang tidak layak huni. Terkait hal itu, Pemerintah Provinsi ingin hadir membantu Pemkab Rembang dan Desa Tahunan dalam penanganan rumah tidak layak huni (RTLH).

“Sebenarnya Pak Kades dan Pak Bupati sudah menyiapkan RTLH-nya, yang di sana (rumah Rapi-red) sudah diusulkan tahun ini. Tapi yang ini (rumah Sutami-red) belum. Jadi sekalian saja kita upayakan bantuan dari pemprov, jadi kerja sama nanti, ” ungkapnya.

Ganjar juga menyebut Pemkab Rembang setiap tahun gencar merehab rumah tak layak huni. Diyakini, jika pihaknya mempercepat penanganan RTLH, maka pengurangan kemiskinan dapat dilakukan dengan cepat.

Selain penanganan RTLH dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten, anggaran dari sumber-sumber lain juga diupayakan. Seperti dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Corporate Social Responsibility (CSR) bahkan sumbangan dari perseorangan.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menuturkan, setiap tahunnya Pemkab Rembang merehab RTLH lebih dari empat ribu rumah. Kemudian hampir dua RTLH juga direhab dari Anggaran Pemprov dan Pemerintah Pusat.

“Sedangkan program RTLH dari Pemprov di Rembang membedah 870 rumah dan dari Pemerintah Pusat 1100 sasaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Sutami mengaku senang rumahnya akan dibangun. Nenek berusia 70 tahun yang tinggal bersama suaminya Wariyo juga mendapat sejumlah uang dari Gubernur asli Purworejo itu.

Nggeh tadi katanya mau dibantu bangun rumah. Nggeh senang mas, alhamdulillah, ” ujarnya.

Usai di Desa Tahunan Sale, Gubernur Ganjar bersama Bupati Hafidz menemui Enny (73) warga Desa Pamotan yang rumahnya juga tidak layak huni. Rumah yang ditinggali Enny dan anak serta cucunya juga akan diusulkan pemprov untuk mendapatkan program RTLH. (hms/gih)