Pantau Progres Program TMMD

PANTAU: Dandim Roihan Hidayatullah saat mendampingi Aspotdirga Kasau MARSDA TNI Bowo Budiarto dalam kunjungannya di Desa Pegiringan, Bantarbolang, Senin (6/6). (DOK. PRIBADI / JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Aspotdirga Kasau MARSDA TNI Bowo Budiarto memantau perkembangan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 113 Tahun Anggaran 2022. Saat menilik proyek pengerjaan TMMD di dampingi langsung oleh Dandim 0711 Letkol Inf Roihan Hidayatullah bersama Wakil Bupati Pemalang Mansur Hidayat di Desa Pegiringan, Pemalang, Senin (6/6).

Dandim 0711 Pemalang, Roihan Hidayatullah menerangkan, bahwa pihaknya akan membangun jalan penghubung antara dua desa di dua kecamatan yang berbeda. Yaitu Desa Pegiringan Kecamatan Bantarbolang dan Desa Mangli Kecamatan Randudongkal. Harapannya jalan tersebut dapat bermanfaat dan menaikan perekonomian masyarakat sekitar.

“Pemilihan tempat pelaksanaan ini dilihat dari posisi desa yang belum mempunyai akses jalan terdekat, untuk distribusi logistik hasil pertanian dan perkebunan. Harapannya dengan ini dapat memangkas waktu tempuh dan biaya perjalanan bagi masyarakat sekitar,” jelasnya di Pegiringan, kemarin.

Ia menjelaskan, rencananya anggaran yang dipakai dalam program tersebut berasal dari tiga sumber dana. Yaitu anggaran pusat dengan nominal Rp340.300.000, APBD Provinsi Rp181.000.000, dan APBD Kabupaten Pemalang Rp437.000.000. Dari tiga anggaran tersebut, nantinya akan dibangun jalan baru sepanjang 1.670 meter, lebar tiga meter dan tebal 20 cm. Dan plat beton dua unit, panjang dua meter, lebar 120 cm dan tinggi 130 cm. Serta talud empat unit dengan panjang 22 meter, lebar 50 cm dan tinggi dua meter.

Lanjutnya, sementara personil yang terlibat dalam pembangunan proyek tersebut ada 210 orang. Yaitu terdiri dari Dansatgas dan staf 15 orang, tim asistensi 25 orang, SSK 110 orang dan tambahan tenaga sukarelawan dari masyarakat 60 orang. Dengan pelaksanaan dimulai dari 28 Maret 2022 sampai selesai.

Maka dari itu, ia berpesan kepada seluruh pihak yang terlibat, baik dari TNI, Polri, Pemda dan masyarakat agar bergotong-royong bekerja sama dan saling mendukung. Sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan sesuai rencana dan sukses. Dan dapat bermanfaat untuk masyarakat.

“Mari bersama kita gelorakan lagi semangat serta persatuan dan kesatuan seluruh elemen masyarakat yang ada. Dengan bersama bangun sarana prasarana dan fasilitas umum yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat desa. Tidak hanya itu, program TMMD ini juga sudah semestinya diarahkan untuk mendorong peningkatan derajat ekonomi masyarakat, meningkatnya kesehatan lingkungan, serta memantapkan kerukunan antar umat beragama,” imbuhnya. (fan/all)