Disdikpora Bantul Pastikan Semua Siswa Mendapatkan Sekolah

DOKUMENTASI: Para murid sekolah dasar bersiap untuk pulang seusai kegiatan pembelajaran selesai. (ERNA SARI SUSANTI/ JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja –  Daya tampung SMP/MTs di Kabupaten Bantul mencukupi untuk menampung semua lulusan siswa Sekolah Dasar (SD) /Madrasah Ibtidaiah (MI). Untuk itu, masyarakat dihimbau tidak perlu khawatir, sebab dipastikan semua akan mendapatkan sekolah.

Data dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul menyatakan, dalam pembagian zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2022, jumlah lulusan SD/MI di Kabupaten Bantul sebanyak 13.854 siswa. Sementara untuk jumlah data tampung SMP/MTS di Kabupaten Bantul sebanyak 15.030 siswa.

“Dari data kita hitung selama ini SMP/MTS yang ada, kemudian juga jumlah SD/MI yang ada, mereka tidak perlu khawatir. Karena semua pasti akan dapat sekolah,” ujar Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul, Isdarmoko, kemarin.

Namun pihaknya menjelaskan, dalam menghitung kuota tersebut tidak hanya yang mendaftar SMP di Bantul saja. Ia tidak menyangkal bahwa terdapat kemungkinan siswa/siswi yang memilih SMP di luar Bantul. Sebab, faktanya terdapat masyarakat yang menyekolahkan anaknya di luar Bantul.

“Banyak juga anak Bantul yang ternyata tidak di Bantul, tetap keluar Bantul. Demikian sebaliknya, banyak juga anak-anak dari luar yang ternyata bersekolah di Bantul,” ucapnya.

Sementara itu, data pada zona satu untuk Kapanewon Bantul, Sewon dan Jetis dengan jumlah lulusan SD/MI/Paket A sebanyak 3.455 siswa. Sementara daya tampung untuk SMP/MTs sebanyak 3.904 siswa.

Zona dua untuk wilayah Kapanewon Bambanglipuro, Pajangan, Sedayu, Kasihan, Pandak memiliki jumlah lulusan SD/MI/Paket A sebanyak 3.848 siswa. Sementara daya tampung SMP/MTs sebanyak 3.872 siswa

Zona tiga meliputi Kapanewon Kretek, Sansen, Srandakan dan Pundong memiliki jumlah lulusan SD/MI/Paket A sebanyak 1.800 siswa. Sementara daya tampung SMP/MTs sebanyak 2.198 siswa.

Lanjut zona empat, meliputi Kapanewon Banguntapan dan Piyungan dengan jumlah lulusan SD/MI/Paket A sebanyak 2.438 siswa. Daya tampung SMP/MTs di zona tersebut sebanyak 2.368siswa.

Terakhir pada zona lima meliputi Imogiri, Dlingo, dan Pleret dengan jumlah lulusan SD/MI/Paket A sebanyak 2.313 siswa dengan daya tampung SMP/MTs 2.688 siswa. (ers/bid)