BLORA, Joglo Jateng – Sebanyak 35 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) menempuh Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Kabupaten Blora. Mereka diterima langsung oleh Bupati Arief Rohman di aula pertemuan Kantor Bappeda Blora, Kamis (23/6).
Di depan para mahasiswa, Bupati yang akrab disapa Mas Arief memaparkan, bahwa Blora hampir 50 persen wilayahnya adalah hutan jati. Untuk itu mahasiswa diminta tidak kaget kalau nanti banyak menjumpai pohon jati.
Bupati berharap para mahasiswa IPB ini membantu Pemkab Blora untuk melakukan beberapa program di desa. Seperti pendataan kondisi kemiskinan, pendataan anak sekolah yang berprestasi namun tidak mampu.
Selain itu melakukan sosialisasi hidup sehat cegah stunting, penyuluhan pertanian yang sehat bebas pupuk kimia. Hingga pencegahan PMK yang saat ini sedang banyak menimpa hewan ternak sapi di Blora.
Bupati Blora Arief Rohman meminta agar mahasiswa KKNT IPB Bogor ini bisa ikut memetakan potensi desa. Selain itu mereka diminta melakukan inovasi pengelolaan potensi berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB, Prof. Dr. Ir. Noor F Haneda, menyampaikan, 35 mahasiswa tersebut akan melaksanakan KKN tematik di empat desa yang ada di Kecamatan Kunduran dan Kecamatan Ngawen. Lokasi KKN Tematik nya ada di Desa Jetak dan Desa Karanggeneng, Kecamatan Kunduran, dan di Desa Talokwohmojo dan Desa Kedungsatriyan, Kecamatan Ngawen.
“KKN tematik akan dilaksanakan mulai 23 Juni ini hingga 31 Juli nanti. Masing-masing desa KKN akan didampingi satu dosen lapangan,” terang Noor F Haneda.
Salah satu mahasiswa IPB yang berasal dari Indonesia Timur, Hendrizon Newipa, mengaku baru kali ini mendengar nama Blora dan baru pertama kali datang ke Blora. Dia sempat diajak foto bersama oleh Bupati Arief Rohman.
“Terima kasih atas penyambutannya Bapak Bupati. Baru kali pertama ini saya ke Blora. Semoga nanti KKN tematiknya berjalan lancar dan bermanfaat untuk desa. Saya dapat KKN di Desa Karanggeneng,” ujarnya singkat. (hms/fat)










