REMBANG, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang mulai melakukan perbaikan jalan rusak di 25 titik sepanjang 85 kilometer. Pembangunan jalan tersebut berupa pengaspalan, pengecoran, hingga pelebaran jalan. Salah satunya ruas jalan Menoro-Kenongo.
Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan, perbaikan jalan rusak yang menjadi kewenangan Pemkab Rembang telah dimulai dengan peningkatan ruas jalan Menoro-Kenongo. Selain peningkatan, ruas jalan tersebut juga dilebarkan dari yang semula 4 meter menjadi 5 meter.
“Di ruas jalan Menoro-Kenongo kita mulai pembangunannya, dengan biaya pembangunannya Rp3,6 miliar. Dengan panjang kurang lebih 3,6 kilometer,” imbuhnya.
Bupati menegaskan, dibangunnya jalan ini bukan disebabkan adanya komentar masyarakat yang disampaikan melalui media sosial. Akan tetapi sudah menjadi rencana Pemkab Rembang pada tahun 2021.
“Dimulai dengan proses perencanaan anggaran tahun 2021 lalu, ditetapkan melalui APBD tahun 2021. Tahun 2022, kita proses DPA-nya dan kita proses dokumen dan masuk tahap pelelangan membutuhkan waktu 3 bulan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Desa Menoro, Jidan Gunorejo mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Rembang yang telah membangun ruas jalan Menoro- Kenongo. “Saya selaku kepala desa mengucapkan terima kasih atas dibangunnya jalan akses Desa Menoro ke Kenongo ini. Ini adalah harapan masyarakat yang selama ini selalu menanyakan kapan dibangun,” ujarnya.
Tak hanya dilakukan pembangunan, jalan tersebut juga dilebarkan. Pelebaran jalan tersebut dianggap perlu dilakukan. Pasalnya, jalan tersebut merupakan jalur alternatif di Kabupaten Rembang. (hms/abd)










