Pati  

Dispertan Sebut Sawah di Tambakromo tak Puso

Kabid TPH pada Dispertan Pati, Kun Saptono. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati menyebut tidak ada lahan persawahan di Kecamatan Tambakromo yang terkena puso. Padahal,  banjir bandang yang melanda kawasan tersebut mengakibatkan kerusakan skala besar.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Kun Saptono memaparkan, tanaman di Kecamatan Tambakromo tidak terdampak. Sebab menurutnya, banjir yang menggenang langsung surut.

Alhamdulillah, banjir yang menggenangi lahan sawah tidak lama langsung surut. Sehingga banjir di wilayah Tambakromo (tanamannya) aman,” sebutnya, belum lama ini.

Dirinya menjelaskan, banjir yang merendam area persawahan di Tambakromo diperkirakan mencapai 320 hektare. Yang mana, banjir yang terjadi pada akhir November lalu.

Menurutnya, banjir bandang tidak merusak tanaman. Karena yang merusak yakni banjir biasa. Seperti periode pengamatan 1 sampai dengan 5 Desember banjir menyebabkan ratusan hektar sawah terendam hingga menyebabkan puso atau gagal panen.

Berdasarkan data Dispertan Pati per 1-5 Desember 2022, luas lahan pertanian yang dinyatakan puso mencapai 652 hektare. Jumlah tersebut dari total 1.477 hektare area persawahan yang terdampak banjir.

Ratusan hektare lahan pertanian yang terkena puso tersebut meliputi 8 Kecamatan. 18 hektare di Kecamatan Pati, 16 hekare di Margorejo, 166 hektare di Jakenan, 238 hektare di Gabus, 60 hektare di Kayen, 20 hektare di Juwana 131 hektare di  Sukolilo, dan 3 hektare di Winong. (lut/fat)