PATI, Joglo Jateng – Keluarga korban yang tewas tersengat listrik akibat banjir di Semarang mendapat bantuan dari Menteri Sosial, Tri Rismaharini. Bantuan tersebut serahkan saat di Centra Margo Laras Kabupaten Pati, Jumat (6/1/2023).
Risma mengatakan, tiga keluarga korban yang meninggal menerima bantuan berupa uang tunai. Ketiga penerima bantuan tersebut merupakan warga asal Kabupaten Tegal, Ngawi, dan Jepara.
“Santunan seperti yang lainnya sesuai dengan aturan kami Rp 15 juta untuk keluarga yang meninggal. Keluarga yang meninggal dampak dari banjir, kejadian di Semarang tapi karena beliau ini korban bukan warga Semarang, jadi kita kumpulkan di sini,” kata Risma, Jumat (6/1).
Dia juga mengungkapkan tidak ada perhatian khusus bagi ketiga ahli waris tersebut. “Kebetulan dua yang meninggal mahasiswa, dan satunya bapaknya, saya cek putranya sudah kerja di Kalimantan,” imbuhnya.
Saat disinggung soal bantuan bagi korban banjir lainnya, Risma mengaku telah menyalurkan sejumlah bantuan. Dari mulai memberikan bantuan logistik hingga alat evakuasi.
“Sesuai tupoksi kami jadi bantuan banjir. Ada logistik, makanan, kasur, tenda dan perahu karet,” ungkap Mantan Wali Kota Surabaya itu.
Sementara itu, Ibu korban dari Tegal, Iin Shofiyati tak menyangka anaknya meninggal karena tersengat listrik di lokasi banjir. Di mana, kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (31/12/2022) lalu.
“Korbannya anak saya yang kedua. MasyaAllah nggak kuat, nggak percaya sebenarnya kalau itu benar-benar anak aku. Kejadiannya di Semarang karena kebetulan anak saya sedang kuliah,” tandasnya. (lut/fat)










