Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka, FE UNNES Selenggarakan Pendampingan Pembuatan Modul Ajar di SMKN 9 Semarang

DISKUSI: Pendampingan pembuatan modul ajar oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat FE UNNES di SMKN 9 Semarang, Selasa (7/3/23). (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Dalam penyelenggaraan pembelajaran pada satuan pendidikan, keberadaan modul ajar sangatlah penting. Urgensi modul ajar sangat menentukan kualitas dari proses pembelajaran yang akan dilaksanakan. Modul ajar berisi hal-hal yang kompleks, substansi dan hal-hal teknis lainnya berdasarkan karakteristik para peserta didik. Modul ajar yang baik akan mampu meningkatkan implementasi Profil Pelajar Pancasila pada satuan pendidikan.

Oleh karena itu, pendampingan pembuatan modul ajar sangatlah dibutuhkan oleh pihak sekolah sekaligus para pendidik. Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (FE UNNES) sebagai salah satu institusi pendidikan perguruan tinggi menangkap peluang dan permasalahan tersebut. FE UNNES hadir untuk membantu menyelesaikan problematika implementasi Kurikulum Merdeka terkait pembuatan modul ajar yang dirasa masih menemui beberapa kendala, hambatan, permasalahan maupun kesulitan pada satuan pendidikan.

Kegiatan yang dinamai dengan “Pendampingan Pembuatan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka bagi Guru di SMKN 9 Semarang” diketuai oleh Tusyanah, S.Pd., M.Pd beserta Tim Pengabdian kepada Masyarakat FE UNNES yaitu Dr. Amin Pujiati, Ismiyati, S. Pd., M. Pd. dan Aulia Prima Kharismaputra, S.Pd., M.Pd. Pendampingan ini pun dihadiri oleh sebanyak 20 an pendidik dari berbagai bidang studi pelajaran baik Akuntansi, Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP) dan sebagainya. FE UNNES melakukan pendampingan di SMKN 9 Semarang dikarenakan satuan pendidikan ini merupakan salah satu unggulan yang ada di Kota Semarang yang telah berupaya dalam mengimplementasikan kebijakan Kurikulum Merdeka.

Wakil Kepala Sekolah Bid. Kurikulum, Zuhdan Kamal Abdillah, S.Pd., M.Pd. menyampaikan terima kasih kepada tim dari FE UNNES yang telah memberikan pendampingan modul ajar. Menurutnya pendampingi ini sangat penting dalam implemantasi Kurikulum Merdeka.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada ibu Tusyanah, S.Pd., M.Pd beserta tim. Kerja sama dengan FE UNNES ini sudah terjalin sangat lama sekali dengan kami. Terlebih lagi di era Kurikulum Merdeka seperti sekarang, pendampingan modul ajar sangatlah diperlukan bagi kami. Kami menemui beberapa kendala yang nantinya kami tanyakan kepada tim dari FE UNNES,” ucapnya, Selasa (7/3).

Dalam pendampingan tersebut dipaparkan cara membuat peta konsep dengan aplikasi MindUp.com yang memudahkan pendidik untuk membuat Alur Tujuan Pembelajaan (ATP) dari Tujuan Pembelajaran (TP). Seperti diketahui TP diturunkan dari Capaian Pembelajaran (CP). Modul Ajar kemudian bisa dikembangkan dari peta konsep yang menjadi kreatifitas, pemikiran pendidik dari berbagai sumber ilmu.

Respon dari para pendidik SMKN 9 Semarang sebagai peserta pendampingan pun juga cukup baik. Mereka menilai pendampingan ini sangatlah menarik, atraktif dan komprehensif.

“Sangat menarik pendampingan ini. Pada beberapa substansi modul ajar, kami masih mengalami beberapa kendala utamanya terkait substansinya. Kami berupaya semaksimal mungkin implementasi Kurikulum Merdeka berbasis Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Mohon arahan dan bimbingannya dari FE UNNES dalam penyusunan modul ajar yang baik ini,” tutur Sri Lestari, S.Pd., M.Si, Pendidik Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran. (hms/gih)