Pengajuan Akun PPDB Hari Pertama, Server Sempat Down

Pelayanan pengajuan akun Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri Semarang
SUASANA: Pelayanan pengajuan akun Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri Semarang, Kamis (15/6/23). (LU'LUIL MAKNUN/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Beberapa orang tua calon peserta didik (CPD) banyak yang keluhkan server down di hari pertama pengajuan akun Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK Negeri yang dibuka, Kamis (15/6).

Salah satu wali siswa CPD, Tiffani (26) mengatakan sempat jengkel dengan server yang down tersebut. Dirinya mengaku mendaftarkan keponakannya.

“Servernya itu lama sekali harus kita refresh berulang kali. Akhirnya saya sama keponakan langsung ke sekolah daripada nanti malah ada kesalahan,” ungkapnya saat ditemui di SMA Negeri 1 Semarang, Kamis (15/6/23).

Senada, Hafifah Isnaini (40) warga Mugassari Semarang juga mengaku mengalami kesulitan pada saat meng-upload data. Terlebih dengan server yang sangat lambat itu menjadikan proses lebih lama dilakukan. Ia pun turut memilih langsung ke sekolah yang putrinya tuju untuk melanjutkan proses pengajuan akun.

“Kendalanya di saat upload berkas nilai, karena banyak sekali yang harus di-upload. Mulai dari semester 1 sampai 5 untuk 7 mata pelajaran,” keluhnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah (Jateng), Uswatun Hasanah membenarkan adanya gangguan server tersebut. Ia mengatakan hal itu terjadi lantaran website diakses secara bersamaan di seluruh wilayah Jateng.

“Ya benar, tadi jam 08.00 an ada pelambatan sekitar 10-15 menitan, namun tetap jalan. Karena se-Jateng akses bersamaan. Hingga siang, ada 80.710 yang mengakses website kita,” ungkapnya saat dikonfirmasi oleh Joglo Jateng.

Kedati demikian server telah kembali normal, pasalnya pihaknya telah meminta PT. Telkom untuk menjaga kestabilan jaringan. Uswatun pun mengimbau agar masyarakat untuk memaklumi dan bersabar akan hal ini.

“Setelah itu kembali stabil. PT Telkom kami minta untuk menjaga kestabilan jaringan, dan kami imbau pada pengguna untuk bersabar,” tutupnya. (luk/gih)