SLEMAN, Joglo Jogja – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman gencar mendorong masyarakat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan hidup. Salah satu imbauan yang digaungkan yakni ajakan untuk mengurangi sampah plastik.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup dapat dilakukan dengan cara yang sederhana. Salah satunya dengan mulai dari diri sendiri dan dilakukan saat ini juga.
“Salah satunya adalah dengan meminimalkan penggunaan plastik dalam kehidupan kita sehari-hari,” katanya di Sleman, belum lama ini.
Imbauan itu disampaikan menyusul adanya peningkatan volume sampah di tengah masyarakat dari tahun ke tahun. Padahal, tempat pembuangan akhir sampah semakin menyempit.
“Untuk menjaga kualitas lingkungan tetap sehat dan menjaga kelestarian lingkungan, mari kita upayakan dari diri sendiri untuk menghindari penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari. Misal, saat belanja dan lain sebagainya,” paparnya.
Hal itu dihaturkan Kustini dalam kegiatan puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Sesuai dengan tema yang diusung sebagai tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023 yang diperingati setiap tanggal 5 Juni yakni Solusi untuk Polusi Plastik (Solutions to Plastic Pollution) dengan mengusung kampanye #beatplasticpollution.
Tema itu, memberikan penegasan bahwa polusi plastik menjadi ancaman nyata yang berdampak pada setiap komunitas di seluruh dunia. “Sampah plastik sudah menjadi isu global. Pada dasarnya kesadaran pengurangan penggunaan plastik ini sudah terasa di berbagai elemen masyarakat. Tugas kita adalah bagaimana agar melanjutkannya menjadi aksi bersama secara masif,” imbuhnya.
Kustini menambahkan, sampah plastik merupakan salah satu penyebab masalah pencemaran lingkungan terbesar di dunia. Terlebih sampah plastik yang terbuang tanpa pengelolaan lebih lanjut. Sehingga dalam pelaksanaannya tema yang diangkat oleh Pemkab Sleman adalah Dengan Bijak Penggunaan Plastik, Mari Bersama Kurangi Polusi Plastik.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman Epiphana Kristiyani mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai kegiatan gerakan peduli lingkungan di tengah masyarakat. Antara lain, kegiatan bersih sungai, pembinaan dan evaluasi kegiatan Kampung Hijau dan kegiatan Program Kampung Iklim tingkat Kabupaten Sleman.
“Kami terus mengkampanyekan hindari penggunaan plastik. Kami juga mengimbau kepada ibu-ibu agar selalu membawa tas sendiri ketika belaja ke pasar untuk menghindari penggunaan plastik,” terangnya.
Sebagai bentuk kepedulian atas lingkungan, pada puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia panitia melakukan pelepasan burung ke alam bebas dan penyerahan 100 bibit pohon kepada masyarakat. Pelepasan burung dilakukan oleh Bupati Sleman Kustini bersama Dandim 0732 Sleman Letkol (Arm) Danny Arianto Pardamean Girsang. (bam/all)










