Demak  

Tambal Jalan, Cegah Kecelakaan Lalu Lintas

penambalan jalan di jalur pantura Demak-Kudus
SEMANGAT: Petugas melakukan penambalan jalan di jalur pantura Demak-Kudus, Kamis (17/12). (AJI YOGA/ JOGLO JATENG)

DEMAK – Musim hujan seperti sekarang ini mengakibatkan beberapa jalan di Kabupaten Demak mengalami kerusakan. Sifat air sebagai pelarut yang salah satunya bisa melarutkan material penyusun jalan menimbulkan kerusakan pada jalan.

Oleh karena itu, Satlantas Polres Demak bersama dinas perhubungan (dishub) dan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (dinputaru) mengawal penambalan jalan di semua titik ruas jalan utama di Demak, Kamis (17/12). Hal itu untuk mencegah bertambahnya korban kecelakaan lalu lintas yang belakangan ini sempat terjadi.

Kepala Satlantas Polres, AKP Dani Permana Putra mengatakan, sampai saat ini, berdasarkan laporan yang diberikan kepada Satlantas sudah ada tiga korban kecelakaan akibat kerusakan jalan tersebut. Tiga korban tersebut ada di tiga titik jalan, yaitu Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Gajah dan Jalur Trengguli yang mengarah ke Kabupaten Jepara.

“Apakah memang murni akibat kerusakan jalan atau ada faktor-faktor lain seperti, kurang konsentrasinya pengendara kendaraan bermotor, masih kami lakukan penyelidikan. Namun, prinsipnya kami terus berupaya mempercepat penambalan jalan ini, karena sangat membahayakan para pengguna jalan,” tuturnya.

Ia mengatakan, titik-titik kerusakan jalan di Demak cukup signifikan. Namun, kerusakan yang paling parah ada di jalur Demak-Semarang, Demak-Kudus dan Demak-Jepara.

“Penambalan jalan ini kami lakukan secara maksimal bersama dishub dan dinputaru. Sudah satu minggu ini penambalan dilakukan karena jalan yang rusak. Kami harapkan pengguna jalan lebih hati-hati, selain kerusakan, ruas jalan juga licin akibat musim penghujan,” katanya.

Kasi Pengendalian dan Pengawasan Jalan Dinputaru Demak, Abdul Syukur mengatakan, pihaknya sudah melakukan survai kesemua ruas jalan, baik itu jalan kabupaten, jalan provinsi dan jalan nasional. Segala kerusakan telah didata untuk dilakukan penembelan jalan.

“Sebetulnya untuk jalan provinsi dan nasional bukan tanggung jawab kami. Tetapi kami sudah koordinasi dengan provinsi dan pusat, sehingga seminggu ini kita dapat melakukan penembelan tersebut. Kami targetkan penembelan jalan ini selesai dalam dua minggu,” ungkapnya. (cr3/gih)