Mempercantik Sekolah Jadi Menyenangkan

Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Semarang Sugiyo
PERBAIKAN: Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Semarang Sugiyo saat menunjukkan gazebo yang baru untuk para siswanya ketika pembelajaran tatap muka telah dilakukan nanti. (MUHAMMAD FATHONI/ JOGLO JATENG)

SEMARANG – Ditundanya kembali pembelajaran tatap muka dimanfaatkan sejumlah sekolah untuk melanjutkan mempercantik sekolah. Program tersebut dilakukan agar ketika pembelajaran tatap muka kembali dilakukan para siswa kaget dengan suasana sekolah yang lebih indah dan rapi.

Kegiatan renovasi dan memperindah sekolah ini juga dilakukan oleh SMA Negeri 8 Semarang. Seperti pantauan Jogjo Jateng dilapangan, masih terdapat beberapa pengerjaan yang dilakukan, salah satunya dengan membuat gapura masuk ke sekolahan.

Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Semarang, Sugiyo, S.Pd, M.Kom mengungkapkan, kegiaran mempercantik sekolah ini dilakukan agar ketika para siswa kembali kesekolah mereka merasa nyaman. Para siswa bisa betah berlama-lama di sekolah.

“Dari sekolah sendiri mememperindah ini supaya para siswa senang tinggal di sekolah. Kita proyeksikan menjadi sekolah ramah anak serta sekolah yang menyenangkan,” ungkapnya.

Pihak sekolah juga memasang tralis besi untuk penghalang siswa agar tidak jatuh, mengingat kontruksi tanah sekolah tidak datar. Selain itu juga terdapat dua gazebo baru yang nantinya bisa digukan siswa untuk berteduh dan diskusi.

“Gazebo masih kurang pemasangan terpus, kemudian kelas itu sudah saya sampaikan ke Dapodik supaya mendapat bantuan dari pemerintah,” imbuhnya.

Untuk pengadaan gazebo sendiri pihaknya mengambil bari Jepon, Blora langsung kengan kualitas yang baik. Pengadaan tersebut, kata dia, diambilakan dari dana BOS, karena saat ini kegiatan seperti Pramuka tidak ada, sehingga ia alihkan.

Sementara itu, selama pandemi ini SMA Negeri 8 Semarang juga tetap mengikuti banyak lomba. Bahkan, belum lama ini, salah satu siswa mereka berhasil meraih jauara dua karate tingkat nasional. Selama pembelajaran daring ini ia bersama para guru terus mendorong siswa untuk tetap berprestasi.

“Selama ini dianjurkan anak agar berprestasi secara daring. Jadi memang selama pembelajaran jarak jauh kita terus mengajak para siswa berprestasi untuk mengikuti lomba-lomba secara daring,” tuturnya. (fat)