PEMALANG, Joglo Jateng – Kabupaten Pemalang ditetapkan masuk level tiga pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) perkuat semua fasilitas kesehatan. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus yang ada.
Kepala Dinkes Pemalang Yulies Nuraya mengatakan, pihaknya kini sedang melengkapi sarana dan prasarana yang ada di sejumlah puskesmas dan rumah sakit. Hal itu setelah ditetapkannya Pemalang menjadi PPKM level tiga. Kenaikan level PPKM tersebut lantaran jumlah kasus positif yang terus bertambah.
“Kami lengkapi fasilitasnya mulai dari obat-obatan, tabung oksigen, dan lainnya. Karena sekarang pasien positif sedang mengalami peningkatan. Dengan upaya penguatan faskes ini semoga semua dapat tertangani,” tuturnya.
Ia menjelaskan, penambahan kasus ini terjadi ketika dilakukan random test swab di lingkungan masyarakat. Dan banyak masyarakat terindikasi positif Covid-19. Hal itu akibat mulai lalainya perilaku mereka tentang budaya protokol kesehatan (Prokes) saat melakukan kegiatan di luar rumah.
Tercatat, di website infocorona.pemalangkab.go.id hingga, Kamis (24/2) Kamis (24/2), sebanyak 1.011 pasien kasus positif. Dengan penambahan kasus harian 87 pasien, Kamis (24/2). Melihat hal itu Yulies mengingatkan, kepada seluruh masyarakat agar mulai memperketat prokes. Sehingga level PPKM tidak semakin meningkat.
“Kami harapkan seluruh masyarakat untuk mulai perketat prokes kembali, melihat banyaknya penambahan kasus sekarang sudah di angka 1000 pasien. Jadi ayo gunakan masker saat melakukan kegiatan diluar rumah dan jaga jarak untuk mengurangi ruang penyebaran Covid-19 tidak terus melebar,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pemalang Abdul Rachman menjelaskan, pihaknya kini sedang melakukan evaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sejumlah satuan pendidikan. Hal itu untuk menentukan apakah kegiatan PTM tetap berjalan atau tidak. Dengan melihat penyebaran kasus, khususnya di lingkungan sekolah.
“Sedang kami rapatkan dan evaluasi untuk PTM. Apakah tetap bisa dilanjut atau tidak, Melihat saat ini level PPKM naik. Karena keselamatan peserta didik menjadi hal utama ketika PTM,” tegasnya. (fan/all)










