BOYOLALI, Joglo Jateng – Sekolah jenjang TK, SD, dan SMP di Kabupaten Boyolali telah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada pekan ini. Pasalnya, di daerah ini masih dalam masa PPKM Level 3.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali Darmanto mengatakan, PTM secara terbatas di daerah ini berjalan dengan baik. Berbagai sekolah dapat melaksanakan PTM terbatas. Meliputi 530 TK, 581 SD, dan 98 SMP, baik negeri maupun swasta.
“Sekolah jenjang TK, SD, dan SMP yang PTM di Boyolali totalnya mencapai 1.209. Sekolah tersebut yang tersebar di 22 kecamatan,” ungkapnya, belum lama ini.
Ia mengaku, pada PTM terbatas beberapa waktu lalu ada beberapa siswa dan guru terpapar Covid-19. Namun, hal ini segera dilokalisasi dengan kebijakan kegiatan belajar mengajar secara bauran, yakni pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan PTM. “Jika gurunya banyak yang positif Covid-19 harus total diisolasi dan sekolah melaksanakan PJJ,” tambahnya.
Dia menyebut, adanya PTM di tiga sekolah di Boyolali yang dihentikan atau ditutup untuk selanjutnya diselenggarakan PJJ. Hal tersebut sesuai prosedur yang diterapkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19.
Selain itu, ada tiga sekolah yang sempat dihentikan PTM. Yakni SMP Negeri 3 Sawit, SMPN 2 Boyolali, dan SMPN 2 Simo. Namun, tiga sekolah tersebut sekarang sudah kembali melaksanakan PTM karena mereka sudah selesai isolasi. Sedangkan guru serta siswa sudah dinyatakan negatif tertular virus berdasarkan hasil tes usap.
Pihaknya menekankan setiap sekolah melaksanakan PTM dengan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan (prokes). Ia juga mengimbau guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat lebih disiplin terhadap prokes, terutama memakai masker.
Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, dirinya melanjutkan, semua anak yang belum divaksin, katanya, mereka harus segera mengikuti vaksinasi. “Bapak atau ibu yang belum vaksinasi penguat segera vaksinasi,” tegasnya.
Selain itu, pihaknya menuturkan, bagi sekolah yang nihil terkonfirmasi Covid-19 tetap melaksanakan PTM seperti biasa. “Kami tetap mengizinkan sekolah baik jenjang TK, SD, maupun SMP yang tidak ada kasus Covid-19 melaksanakan PTM seperti biasa,” tandasnya.(ara/ziz)










