Tunggu Instruksi, Bantul Siap PTM Penuh

SUNYI: Salah satu kondisi sekolah di Kabupaten Bantul terlihat sepi dari aktifitas belajar mengajar, belum lama ini. (ERNA SARI SUSANTI/ JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di Bantul siap dilaksanakan. Karena akan ada kegiatan yang mendesak untuk dilakukan tatap muka. Namun demikian, pelaksanaannya masih menunggu intruksi dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan  Olahraga (Disdikpora) DIY.

Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul, Isdarmoko menjelaskan, bahwa jika ada intruksi PTM 100 persen di bulan depan, jawatannya siap melakukannya. Sehingga akan ada koordinasi dengan kabupaten lainnya se-DIY.

“Kami masih menungu intruksi dan koordinasi se-DIY, karena kan lingkupnya kecil, kalau tidak kompak nanti berdampak. Nantinya jika disepakati 100 persen, maka tidak akan masalah, dan saya akan mengikuti pemberlakuan PTM 100 persen,” ujarnya saat diwawancarai belum lama ini.

Menurutnya, rata-rata sekolah di Bantul sudah siap mengikuti PTM 100 persen. Terlebih dengan adanya vaksinasi dan adanya kegiatan mendesak untuk PTM.

“Sebagian besar sekolah sudah siap, anak-anak juga imunnya sudah lebih, gurunya juga sudah, bahkan sudah vaksin booster. Kemudian mengingat kegiatan mendesak seperti ujian sekolah dan kaitannya dengan evaluasi untuk bisa di-PTMkan,” ucapnya.

Di PPKM Level tiga ini, Disdikpora Bantul masih memberlakukan PTM 50 persen. Kecuali bagi sekolah yang ditemukan banyak penularan kasus Covid-19, maka diberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) 100 persen.

“Nantinya jika diberlakukan intruksi PTM 100 persen, maka yang betul-betul siap akan melaksanakan secara penuh. Jika siap 50 persen, ya tetap 50 persen dulu. Soalnya kondisi sekarang berbeda dengan waktu lalu, saat siswa dan guru belum vaksin,” ujarnya.

Menurutnya kegiatan pembelajaran jarak jauh sangat berdampak pada sektor pendidikan. Diantaranya berdampak pada jenuhnya siswa dan serapannya tidak bisa maksimal. (ers/bid)