5 Ribu Pelari Ditargetkan Ikuti Borobudur Marathon

KETERANGAN: Konferensi pers event Borobudur Marathon di Kantor Pusat Bank Jateng, Semarang, Minggu (22/5). (DICKRI TIFANI BADI/ JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Sebanyak 5000 pelari ditargetkan bakal ikut Borobudur Marathon pada Sabtu-Minggu, (12-13 November) mendatang.  Sebab, para pelari dinilai sudah rindu dengan adanya lomba lari bergengsi internasional ini.

“Kerinduan itu nyata, kita nanti akan buka, kemungkinan 5.000 peserta,” ucap Panitia Borobudur Marathon sekaligus Redaktur Pelaksana Harian Kompas, Adi Prinantyo saat konferensi pers di Kantor Pusat Bank Jateng, Semarang, Minggu (22/5).

Sebelum acara inti Borobudur Marathon, kata dia, ada event yang diselenggarakan pada tanggal 12 November. Yakni ada tour event kota antara lain Solo, Purwokerto, serta Surabaya.

“Sebelum main event tanggal 12, ada ajang pra event the tour di 3 kota komunitas running Solo, Purwokerto, dan Surabaya,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya sangat mendukung adanya lomba bergengsi tersebut. Menurutnya, Borobudur Marathon ini memberikan dampak positif di masyarakat. Bahkan, event ini bisa sebagai salah satu cara pemulihan perekonomian daerah usai pandemi Covid-19.

“Pemprov Jateng melihat program ini, kalau soal dampaknya banyak. Di antaranya, atletnya dapat ruangan dan ekonomi berkembang,” ungkapnya.

Ganjar berharap, peserta Borobudur Marathon tahun ini bisa diadakan dua kali, sehingga mencapai 10 ribu pelari yang ikut mendaftar. “Banyak yang tanya Borobudur Marathon kapan ada lagi, rupanya memang dirindu kangen,” ucapnya. (dik/gih)