BANTUL, Joglo Jogja – Jelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2022, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul membuat posko informasi dan layanan terkait hal tersebut. Baik dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul, Isdarmoko mengatakan, pihaknya akan membuka posko bersama. Kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Bantul dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul.
“Kami bekerjasama dengan izin Bupati dan Wakil Bupati, kita memang saling berkolaborasi dengan kaitannya mensukseskan PPDB ini. Nanti ada posko bersama Dinsos maupun Disdukcapil memantau bersama Disdikpora, selama pendaftaran PPDB,” ujarnya belum lama ini.
Posko layanan PPDB tahun 2022 dibuka mulai tanggal 6 hingga 22 Juni. Yakni mulai pukul 08.00 – 14.00 WIB setiap hari Senin hingga Jumat. Posko tersebut berada di halaman Gedung A Dinas Dikpora Bantul, dengan layanan gabungan Disdikpora, Dinsos, dan Disdukcapil.
Selain itu, di gedung yang sama juga terdapat posko rekomendasi perpindahan tugas orang tua di tanggal 15-17 Juni. Dengan layanan permohonan surat rekomendasi jalur perpindahan tugas orang tua atau wali. Sementara untuk posko penambahan nilai dilakukan dua gelombang, yakni pada tanggal 11-13 Mei dan 23-24 Mei 2022. Sementara untuk jalur individu pada 30 Mei – 3 Juni kemarin di Ruang TP UKS Dinas Dikpora.
Sementara untuk PPDB jenjang SMP Negeri, dilaksanakan secara online dengan empat jalur. Yakni jalur zonasi lingkungan, jalur prestasi, jalur afirmasi atau siswa miskin, dan jalur perpindahan tugas orang tua.
Pelaksanaan jalur untuk semua jalur tingkat SMP dilakukan pada 20 Juni pukul 07.00 WIB hingga 22 Juni pukul 12.00 WIB. Sementara pada jalur zonasi wilayah pada 20 Juni pukul 07.00 WIB hingga 22 Juni pukul 12.00 WIB.
Dalam pelaksanaan PPDB jenjang SMP Negeri juga terdapat jalur kelas khusus olahraga. Dimana pendaftaran dilakukan pada 8-10 Juni secara offline.
“Wakil Bupati sudah menyampaikan, kita ingin mengakomodir anak-anak Bantul yang berprestasi luar biasa. Kemarin untuk POPDA, kita juara umum tujuh kali secara berturut-turut, artinya banyak siswa yang berprestasi,” jelasnya. (ers/bid)










