95,26 Persen Penduduk Rembang Terdaftar Program JKN

TERIMA: Bupati Rembang Abdul Hafidz, saat meraih UHC Award dari BPJS Kesehatan di rumah dinas Bupati, Kamis (18/8).

REMBANG, Joglo Jateng – Bupati Rembang, Abdul Hafidz meraih Universal Health Coverage (UHC Award) dari BPJS Kesehatan. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Arief Witjaksono Juwono Putro di rumah dinas Bupati, Kamis (18/8). UHC Award diberikan kepada Kabupaten Rembang yang memiliki komitmen tinggi terhadap kualitas kesehatan masyarakatnya.

Arief menyampaikan terima kasih kepada Bupati Rembang karena penduduk Kabupaten Rembang yang resmi terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 95,26 persen. “Sekarang kami berkomitmen seperti yang dikatakan pak Bupati untuk menjaga mutu pelayanan dan memastikan kepesertaannya aktif,” ujarnya, Kamis (18/8).

Sementara itu, Abdul Hafidz mengungkapkan komitmen Pemkab Rembang dalam meningkatkan jumlah keikutsertaan masyarakat ke dalam program JKN dirintis sejak tahun 2016. Perbup tersebut tentang diintegrasikannya Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang bernama Jaminan Kesehatan Rembang Sehat (JKRS) ke dalam JKN.

Pada akhir tahun 2021, jumlah warga Rembang yang terdaftar ke dalam JKN terus menunjukkan grafik yang baik, yaitu tembus 90 persen. Dan di bulan Juli 2022 kemarin, ada tambahan 37.778 peserta JKN yang dibiayai Pemkab yang akhirnya mengantarkan cakupan kepesertaan JKN di Kota Garam sebanyak 95,27 persen.

Lebih lanjut, Bupati juga menceritakan bahwa banyak pemilik kartu JKN KIS yang akan digunakan ternyata tidak aktif. Karena itulah bupati setiap hari menandatangani rekomendasi agar RSUD dr. R.Soetrasno membebaskan biaya pengobatan warga yang kartu JKN KIS-nya sudah tidak aktif padahal yang bersangkutan benar-benar warga miskin.

“Ini PR besar, karena kalau terus dibebankan ke rumah sakit, saya khawatir rumah sakit bangkrut. Saya kan sudah berkomitmen orang tidak punya berobat harus gratis, maka kepala dinas kesehatan saya minta untuk sinkronisasi data ini,” tandasnya. (hms/abd)