PMK Hewan Ternak di Semarang Capai 1367 Kasus

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur. (FADILA INTAN QUDSTIA/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Keseluruhan kasus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) pada hewan ternak di Kota Semarang saat ini mencapai 1367 kasus. Oleh sebab itu, Dinas Pertanian dan Peternakan setempat akan menerapkan perbatasan peredaran bagi daerah yang terdampak.

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur mengungkapkan, ia bersyukur saat ini sudah ditangani serius oleh BBVet (Balau Besar Veteriner) yang memiliki tugas pengamatan dan pengintensifikasian pada produk hewan. “Sehingga mulai dari vaksin dan sebagainya sudah di drop. Dan sekarang ini yang kami kuatkan pengendalian vaksinasi dan meningkatkan bio security,” ucapnya, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pertama kali ditemukan kasus PMK di Semarang merujuk pada hasil pelacakan yang berasal dari pembelian dari Kabupaten Kendal. Lantaran, sirkulasi pembelian ternak di kota ini cukup tinggi dan sentral ternak paling banyak di daerah Mijen dan Gunungpati.

Ia menambahkan, pihaknya juga mengambil ternak dari daerah seperti Boyolali, Blora dan Grobogan yang merupakan sentral sapi masuk ke dalam peredaran Kota Semarang. “Ciri-ciri ternak sapi yang terkena PMK seperti kulitnya berbintik-bintik tapi ada juga yang munculnya daerah yang tidak kelihatan. Contohnya di kaki, dan beberapa dokter hewan cukup paham dengan hal-hal itu,” tuturnya.

Selain itu, menurut data Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Semarang, ada sekitar 112  hewan ternak yang dipotong paksa dan 30 hewan mati. Sedangkan kasus aktif saat ini hanya 12 ekor saja. Lalu, untuk kasus LSD (Lumpy Skin Disease) yang aktif keseluruhan mencapai 426 ekor.

Ia menegaskan, hewan yang memiliki ciri-ciri tersebut tidak layak untuk dikonsumsi karena pasti dari sisi bentuk tidak indah. Proses penyembuhan hewan ternak sapi diharusnya kondisi fisiknya sehat dan imunitasnya selalu dijaga.

“Kebersihan juga termasuk dalam media penularan seperti lalat. Inilah yang juga berkontak dengan mereka (sapi) dan ternak lainnya,” jelasnya. (cr7/ziz)