Pati  

Vaksinasi PMK di Pati Sudah Berjalan 60 Persen

ILUSTRASI: Nampak deretan ternak di salah satu pasar hewan di Kabupaten Pati, belum lama ini. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Pati menyebut vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) telah berjalan 60 persen. Sehingga separuh lebih populasi ternak di Pati telah divaksin.

Kepala Bidang (Kabid) Perternakan pada Dispertan Pati Andi Hirawadi mengatakan, vaksinasi PMK sudah dimulai sejak pertengahan tahun lalu. Vaksinasi tersebut sendiri dilakukan secara bertahap.

“Capaian vaksinasi PMK sudah mendapat 80 ribuan dari sekitar 112 ribuan terbak. Hampir 60 persenan. Karena kita mulai vaksin bulan Agustus 2022 sampai sekarang,” kata Andi, belum lama ini.

Meksipun vaksinasi sudah separuh lebih dari pupolusi, Andi tetap mengimbau kepada peternak agar vaksinasi PMK. Karena vaksin tersebut sangat diperlukan untuk menekan penyebaran PMK. Mengingat ada serangan kedua dari penyakit menular pada hewan itu.

“Vaksin itu sangat penting. Masyarakat banyak yang takut ternaknya di vaksin. Padahal sangat berguna sekali. Serangan kedua sudah ada 100 ternak yang terkena,” ungkapnya.

Terlebih, kata dia, hewan ternak yang telah divaksin lebih kebal terserang penyakit tersebut. Sebab ternak dilindungi kekebalan tubuh sehingga dapat menekan angka kematian.

“Yang sudah vaksin bisa sembuh cepat. Paling tinggal gejala-gejala kecil saja. Yang namanya virus kita tidak tahu, tapi nggak sampai parah dan nggak menimbulkan kematian,” imbuhnya.

Hal itu juga telah dibuktikan dengan uji sempel darah pada ribuan ternak. Apalagi vaksin PMK dapat diperoleh secara gratis. Sehingga pihaknya meminta agar semua peternak vaksinasi PMK

“Akhir tahun kemarin kita juga mengambil serum ternak, kita ambil 1.400 lebih sempel. Hasilnya, antibodi yang timbulkan dari vaksin sekitar 95 persen. Jadi efektif untuk menimbulkan kekebalan di tubuh ternak,” pungkasnya. (lut/fat)