DLH Bantul Ajak 80 Sekolah dalam Pembuatan Kompos

ANTUSIAS: Para siswa saat melakukan pembuatan kompos di SD Karangmulya, beberapa waktu lalu. (ADIT BAMBANG SETYAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul mengajak 80 sekolah rintisan Adiwiyata se-Bantul melakukan pembuatan kompos melalui zoom meting yang rencananya akan dilangsungkan pada Jumat (24/2) mendatang. Hal ini dilakukan sebagai upaya penyelesaian sampah di sumbernya, sekaligus Peringatan Hari Kompos ke-26.

Kepala Bagian Pengolahan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Rudy Suharto mengatakan, setelah melakukan kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), DLH Bantul akan melakukan peringatan hari kompos. Dalam pelaksanaannya nanti akan dilakukan secara online.

“Dalam pengolahan sampah menjadi kompos ini, kita menggandeng sekolah untuk menggunakan zoom. Nantinya, kita panggil satu persatu untuk memperlihatkan hasil kompos yang telah dibuat,” ungkapnya, Senin (20/2/23).

Ia menambahkan, dalam kegiatan hari kompos ini, nantinya akan diikuti dari tingkat SD, MI, SMP, MTs, dan SMA. Dengan demikian, DLH juga akan memfasilitasi reaktor komposer yang bisa didapatkan langsung dengan datang ke kantor dinas.

“Nantinya semua reaktor komposernya akan kita fasilitasi. Jadi silakan nanti sekolah yang akan mengikuti kegiatan ini bisa ambil alat EM-4 di sini. Untuk 28 sekolah pengambil komposer pertama bisa mendapatkan poster,” jelasnya.

Dengan diadakannya pembuatan kompos ini, diharapkan bisa membuat warga sekolah dapat lebih berpartisipasi dalam penanganan sampah. Karena ini juga merupakan pendorong untuk terwujudnya Bantul Bersih Sampah (Bantul Bersama) 2025.

“Kami punya target penyelesaian sampah di sumbernya, yaitu sekolahan. Nantinya sampah yang dikirim sudah dipilah, yang plastik, kertas, dan untuk organik ya kita jadikan komposter,” terangnya. (cr4/abd)