DLH Bantul Tekankan Masyarakat untuk Jaga Kebersihan Sampah

Kepala DLH Kabupaten Bantul Ari Budi Nugroho
Kepala DLH Kabupaten Bantul Ari Budi Nugroho. (MUHAMMAD ABU YUSUF AL BAKRY/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul menekankan kepada masyarakat untuk dapat menjaga kebersihan sampah. Hal ini diupayakan, setelah Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta membuka kembali tempat pembuangan akhir (TPA) Piyungan pada Jumat (28/7) lalu.

Kepala DLH Bantul Ari Budi Nugroho menyampaikan, kapasitas TPA Piyungan terbatas setiap harinya, yaitu hanya mampu menampung maksimal 200 ton sampah. Dalam menghadapi situasi ini, pihaknya akan menindaklanjuti kebijakan yang telah ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Bantul Nomor 262 Tahun 2023 tentang Siaga Darurat Pengelolaan Sampah.

“Surat tersebut berisi kebijakan yang harus dipatuhi oleh semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan sampah di Bantul. Seluruh lurah, panewu, dan beberapa perangkat daerah lainnya juga sudah dikumpulkan, guna menyampaikan dan menindaklanjuti isi dari SK tersebut,” ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, terdapat pembentukan gugus tugas di tingkat kalurahan, kapanewon, hingga kabupaten. Untuk memastikan, SK Bupati Bantul tersebut diimplementasikan dengan baik di lapangan.

“Sama seperti ketika menghadapi pandemi Covid-19 sebelumnya, kita juga membentuk gugus tugas. Setiap kalurahan dan wilayah lainnya akan memiliki gugus tugas dengan anggota yang ditentukan, serta mekanisme pengawasan yang telah disusun sebelumnya,” imbuhnya.

Pihaknya berkomitmen, untuk terus mengawasi dan memantau pelaksanaan di lapangan, sehingga potensi dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat dapat diminimalisir. Sekaligus berharap, agar masyarakat dan seluruh pihak terlibat, termasuk para lurah, panewu, dan perangkat daerah, mampu bekerja sama secara sinergis.

“Semoga mampu bekerja sama, dalam upaya mencapai pengelolaan sampah yang lebih baik di Bantul. Dengan kesadaran dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan target pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan dapat tercapai.” pungkasnya.(cr11/sam)