PBAK 2023 UIN Walisongo Datangkan Najwa Shihab

Najwa Shihab saat mendatangi salah satu mahasiswa baru di Lapangan Kampus 3 UIN Walisongo Semarang
DISKUSI: Pendiri Narasi Najwa Shihab saat mendatangi salah satu mahasiswa baru di Lapangan Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, beberapa waktu lalu. (HUMAS/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2023 UIN Walisongo Semarang dihadiri oleh pendiri perusahaan rintisan Indonesia yang bergerak di bidang jurnalisme dan media massa Narasi, yakni Najwa Shihab. Dalam orasi ilmiahnya di Lapangan Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Mbak Nana -sapaan akrabnya- menyampaikan bahwa mahasiswa harus menjadi pemimpin bangsa.

Dalam paparannya, ia juga menyampaikan esensi dari mahasiswa, serta tanggung jawab mereka untuk melakukan perubahan. Mbak Nana menuturkan bahwa kuliah bukan hanya sekedar untuk mengejar nilai indeks prestasi akademik (IPK) yang baik. Namun, juga tentang orang yang mahasiswa temui, serta memori dan jejaring yang akan dibentuk.

“Kuliah itu membeli situasi untuk diskusi dan bergerak. Jangan hanya sebagai dekorasi tanpa aksi,” pesannya, beberapa waktu lalu.

Dalam wawancara di tempat terpisah, Mbak Nana menuturkan, bahwa UIN Walisongo merupakan kampus yang paling tepat untuk long life learner. Hal itu lantaran, UIN Walisongo merupakan kampus kemanusiaan dan peradaban.

Sementara itu, Ketua Panitia PBAK 2023, Muhammad Anang Ma’ruf (21) mengaku, pihaknya hanya membutuhkan waktu 7 hari untuk mengonfirmasi kehadiran Mbak Nana. Tokoh tersebut dipilih, karena panitia PBAK ingin menyambut mahasiswa baru dengan spektakuler.

“Dan Mbak Nana menjadi salah satu orang yang cocok untuk jadikan materi untuk memetik semangat mereka,” tuturnya.

Terkait dengan tema orasi ilmiah, kata Anang, pihaknya juga sempat meminta agar pemateri menyampaikan orasi tentang anak muda yang nantinya akan berkiprah di masa depan. Para mahasiswa pun menyambutnya dengan antusias.

“Antusiasme maba Alhamdulillah bisa mendatangkan Najwa Shihab mereka senang melihat Mbak Nana,” katanya.

Terpisah, salah satu mahasiswi baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) asal Temanggung, Mutoharoh (18) mengukapkan kesannya saat pertama kalinya dapat bertemu sang idolanya, Mbak Nana. Dirinya mengaku sangat terharu dan menangis saat Mbak Nana turun langsung menyapa para maba di tengah lapangan.

“Aku pengen ngomong terima kasih kepada Mbak Nana yang sudah menginspirasi banyak perempuan yang ada disini,” ujarnya. (cr7/mg4)