BANTUL, Joglo Jogja – Kelompok KKN-T Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta mengadakan sosialisasi terkait perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta gizi seimbang pada anak di SDN Pabelan 2 dan 3, Rabu (23/8). Hal ini dilakukan dalam rangka pencegahan dan penurunan stunting di Desa Pabelan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.
Adapun kegiatan yang dilakukan selain menyampaikan materi terkait perilaku hidup bersih dan sehat serta gizi seimbang, juga melakukan praktik cuci tangan yang baik dan benar. Sebelum melakukan praktik cuci tangan, tim KKN-T UAA memberikan contoh cuci tangan yang baik dan benar.
Selain itu, juga mengadakan sesi tanya jawab berhadiah. Supaya anak-anak lebih semangat dan antusias dalam mengikuti sosialisasi dari tim KKN-T.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-T UAA Pabelan, Dr. Aida Hayani mengatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk mencegah kejadian stunting sejak dini di Desa Pabelan. Serta anak-anak diajarkan cuci tangan yang baik dan benar supaya mereka dapat mencegah kuman dan bakteri masuk ke dalam tubuh sebelum makan.
“Karena stunting dapat disebabkan oleh tubuh yang terinfeksi oleh kuman dan bakteri. Selain itu, tim KKN-T juga memberikan materi terkait pemilahan sampah organik, anorganik dan bahan berbahaya dan beracun (B3), untuk mencegah berkembang biaknya tikus, serangga dan kuman serta bakteri,” tuturnya.
Sementara itu, kepala sekolah dan guru-guru yang ada di sekolah SDN Pabelan mengapresiasi kegiatan yang di lakukan oleh tim KKN-T. Lantaran, telah memberikan sosialisasi terhadap anak-anak tentang perilaku hidup sehat dan bersih serta gizi seimbang.
“Alhamdullilah ini sangat bermanfaat sekali bagi anak-anak, kerena memang mereka suka jajan sembarangan. Dengan diberikan sosialisasi jadi tahu mana makanan yang sehat dan yang tidak baik untuk anak-anak,” ucapnya.
Setelah penyuluhan yang diberikan, kepala sekolah dan guru juga menanggapi bahwa anak-anak sudah melakukan sesuai apa yang di sosialisasikan. Seperti membuang sampah pada tempatnya, melakukan cuci tangan dan sudah mulai mengurangi jajanan sembarangan.(sam)










