DLH Bantul Bangun Tiga TPST untuk Tangani Masalah Sampah

Kepala DLH Bantul Ari Budi Nugroho
Kepala DLH Bantul Ari Budi Nugroho. (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja –Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul siapkan tiga Tempat Pembuang Sampah Terpadu (TPST) untuk menangani masalah sampah, yang direncanakan mulai beroperasi di Agustus atau September mendatang. Ketiga TPST tersebut akan mengelola sekitar 100 ton sampah per hari.

Kepala DLH Bantul Ari Budi Nugroho menyampaikan, pembangunan TPST ini merupakan tindak lanjut pemerintah. Yakni untuk menangani permasalahan sampah yang masih menjadi isu krusial.

“Tiga TPST tersebut terletak di tiga sisi daerah Bantul. Yaitu Bantul Tengah di Pasar Niten, Kapanewon Bantul. Lalu, Bantul Barat di Modalan, Kapanewon Banguntapan. Kemudian, di Bantul Timur tepatnya di Argodadi, Kapanewon Sedayu,” terangnya.

Menurutnya, saat ini TPST atau Intermediate Treatment Facility (ITF) di Pasar Niten yang telah mulai dibangun 2023 lalu akan mulai beroperasi di awal 2024 ini. Dengan kapasitas pengolahan sampah sebanyak lima ton per hari.

“ITF atau TPST di Pasar Niten, Januari ini sudah dalam masa persiapan. Harapannya pada pertengahan Januari nanti sudah mulai beraktivitas,” paparnya.

Sementara itu, TPST di Banguntapan dan Sedayu masih dalam rencana pembangunan dan diprediksi akan selesai di Agustus atau September mendatang. Dengan kapasitas pengolahan 40 ton per hari untuk TPST Banguntapan, dan 50 ton per hari di TPST Sedayu.

“Jadi secara keseluruhan dari tiga TPST tersebut, kapasitas pengolahan sampahnya masih di bawah 100 ton per hari. Sedangkan potensi sampah di Bantul prediksinya hampir 400 ton,” ungkapnya.

Namun, pihaknya menjelaskan untuk menampung potensi sampah yang sangat besar tersebut masih punya alternatif lain. Yaitu Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse dan Recycle (TPS3R), yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal).

“Saat ini di Bantul ada 29 TPS3R. Meskipun kapasitasnya kecil hanya dua ton, tapi keberadaan cukup membantu. Bahkan kami juga punya rencana melakukan penambahan yang baru,” pungkasnya.(cr13/sam)