DLH Bantul Terus Edukasikan Kesadaran Masyarakat Soal Sampah

AJAK: Tampak terpampang poster di atas sungai di salah satu wilayah di Bantul bertuliskan ajakan bagi masyarakat untuk menjaga dan membersihkan sungai, Rabu (10/1/24). (JANIKA IRAWAN/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait sampah. Dengan tujuan memberikan kesadaran untuk mengurangi dan tidak membuang sampah sembarangan.

Kepala DLH Bantul Ari Budi Nugroho menyampaikan, Tempat Pembuang Akhir (TPA) Piyungan diprediksi akan tutup pertengahan tahun nanti. Maka dari itu, dimungkinkan tidak bisa lagi membuang ke TPA Piyungan.

“Kami saat ini sedang tahapan membangun infrastruktur pengolahan sampah, yang diprediksi selesai pada Agustus atau September nanti. Maka dalam situasi transisi ini, kami mengajak masyarakat kerja sama melakukan pemilihan dan mengurangi sampah. Kalau semuanya melakukan, paling tidak bisa mengurangi dampaknya,” paparnya.

Baca juga:  Pemkab Bantul Gelontorkan Rp 1.19 Triliun, Dukung Pembangunan dan Ekonomi

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Bantul Rudy Suharta menyampaikan, pihaknya sudah sangat sering melakukan edukasi kepada masyarakat, terkait permasalahan sampah. Bahkan telah melakukan edukasi dengan pendekatan persuasif.

“Jadi kami selalu melakukan edukasi agar tidak membuang sampah di sembarang tempat. Bahkan menggunakan pendekatan persuasif dengan memasang papan informasi atau poster,” terangnya.

Menurutnya, edukasi di masyarakat banyak yang menuai keberhasilan. Namun, untuk sampah yang berada di tempat wisata sejauh ini masih sulit diatasi. “Kenapa di tempat wisata sulit, karena orangnya berganti terus,” imbuhnya.(nik/sam)