REMBANG, Joglo Jateng – Penyelenggaraan bimbingan teknis (bimtek) oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sluke digelar sejak 26-27 Januari 2024. Peserta bimtek hari terakhir antusias dan berjalan lancar.
Ketua PPK Sluke, Tri Noviantoro menyampaikan, materi bimtek yang diberikan kepada seluruh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) kali ini terkait pengisian C-Hasil penghitungan suara dan C-Hasil salinan.
“Pertama tadi petugas menjelaskan tata cara pengisian C-Hasil dan C-hasil salinan. Kemudian, pada saat setelah istirahat KPPS melakukan simulasi praktek pengisian c-hasil. Dilanjutkan dengan pengisian di aplikasi sirekap,” jelasnya.
Sementara itu, dia mengingatkan, untuk materi tentang tanggungjawab, fungsi, tugas anggota KPPS sudah disampaikan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) setelah pelantikan. Sebelum melakukan bimtek dengan PPK, PPS sudah berinisiatif melakukan bimtek sederhana dengan KPPS terutama bagi yang baru pertama kali menjabat.
“Jadi, kita tidak begitu banyak menyampaikan materi tentang KPPS. Hanya melakukan simulasi pengisian C-Hasil dan C-hasil salinan saja,” ucapnya.
Lanjut dia, mereka melakukan simulasi belajar mengisi tentang C-hasil DPR RI. Yang mana petugas KPPS bisa mengetahui tentang surat suara dan hak pilih. Seperti pemilih Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan pemilih Daftar Pemilih Tambahan (DPTb).
“Dan mereka juga mengetahui dan memahami apakah pemilih masuk ke dalam DPT atau DPTb. Kemudian, bisa menggolongkan apakah nanti dalam DPTb dapat surat suara tiga, empat atau lima. Sehingga dalam simulasi tersebut perlu kejelian dan analisis,” tutur dia di hotel Malindo. Senin, (29/1/2024).
Dalam pengisian tersebut, dia memilihkan soal yang paling rumit yaitu mengisi C-Hasil DPR RI. Karena Daerah Pemilihan (dapil) lebih besar. Sementara yang lain, untuk hasil DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi pengisiannya hampir sama. Tetapi tidak terlalu banyak. Sedangkan untuk c-hasil Presiden dan DPD RI penghitungannya lebih simpel.
“Harapannya teman-teman kpps yang baru pertama gabung, besok pada saat pemilu 14 Februari, bisa melaksanakan tugas dengan baik. Dan pada waktu penghitungan tidak ada kesalahan dalam menghitunh c hasil,” pungkasnya. (cr3/fat)










