Bantul Gagal Pertahankan Gelar Juara Popda DIY 2024

SENGIT: Terlihat para atlet bola basket perempuan saat berebut bola pada pertandingan Popda DIY, beberapa waktu lalu. (HUMAS/JOGLO JOGJA)

BANTUL, Joglo Jogja – Dalam ajang Pekan Olah Raga Pelajar Daerah-Daerah Istimewa Yogyakarta (Popda-DIY) 2024 yang berlangsung pada 4-8 Maret, kontingen Kabupaten Bantul gagal mempertahankan gelar juara. Dengan hasil tersebut, Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Bantul akan melakukan evaluasi.

Kepala Disdikpora Nugroho Eko Setyanto menyampaikan, pada pagelaran Popda DIY 2024, Bantul hanya mampu finish di urutan kedua di bawah Sleman yang keluar sebagai juara. Atas raihan ini, Bantul harus memutus rekor juara umum 8 kali berturut-turut yang diraih sebelumnya.

Selamat Idulfitri 2024

“Dalam pagelaran Popda kemarin, Bantul berada di posisi dua. Untuk itu, kami perlu melakukan evaluasi terhadap hasil ini,” ungkapnya.

Baca juga:  Berencana Liburan ke Bantul? Jangan Lewatkan 5 Pantai Terbaik Ini!

Menurutnya, kegagalan mempertahankan gelar juara ini disebabkan salah satu cabang olah raga (cabor) unggulan Bantul, yakni senam tidak dipertandingkan. Padahal, cabor satu ini merupakan salah satu pendulang medali emas bagi Bantul.

“Jadi hasil ini dikarenakan kemarin ada satu cabor unggulan Bantul tapi tidak dipertandingkan. Cabor tersebut yakni senam, cabor yang seharusnya bisa menambah medali,” imbuhnya.

Selain itu, ada pula satu cabor baru yakni cabor menembak yang tidak diikuti oleh kontingen Bantul. “Cabor menembak ini tidak diikuti kontingen Bantul karena atletnya belum siap,” ujarnya.

Baca juga:  Komitmen Perangi Bullying Wujudkan Sekolah Ramah Anak

Lebih lanjut, pihaknya pun akan melakukan evaluasi terkait dengan hasil itu. “Dua hal itu yang jadi evaluasi kami saat ini. Nanti, kekurangan yang ada akan kita perbaiki supaya bisa mencapai target yang ditetapkan,” imbuhnya.

Meskipun gagal juara, pihaknya pun tetap akan melakukan penganggaran bonus untuk para atlet yang telah ikut berlaga. “Pemberian bonus nanti akan kita berikan setelah penutupan atau pengembalian kontingen. Kita cek dulu nanti sesuai dengan penganggaran di bulan apa,” pungkasnya. (nik/abd)