Debat Pilkada Pemalang: Paslon Siap Adu Visi dan Program di Hadapan Publik

ANGKAT NOMOR URUT: Ketiga Paslon Bupati dan Wakil saat meneriakkan jargonnya masing-masing di pengundian Nomor Urut pada akhir September lalu. (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Menjelang debat publik yang akan diselenggarakan Kamis (31/10) pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, ketua pemenangan hingga jubir pasangan calon (paslon) pada Pilkada Pemalang 2024 menuturkan, punggawa mereka telah siap beradu argumen serta visi-misi. KPU Pemalang mengonfirmasi setiap tim pemenangan hanya diperbolehkan membawa 200 orang pendukung ke dalam ruangan debat.

Saat dikonfirmasi secara langsung, Heru Kundhimiarso Juru Bicara (Jubir) paslon nomor urut 01 Vicky Prasetyo dan Mochamad Suwendi mengatakan, akan ada kejutan besar yang telah dipersiapkan oleh tim untuk pelaksanaan debat nanti. Pasangan yang terkenal nyentrik ini dipersiapkan oleh tim dengan materi-materi hangat seputar permasalahan di Pemalang.

“Ya, kami persiapkan 100 persen, tinggal nunggu hari H saja. Salah satunya tentang tata kelola birokrasi yang menurut kami masih semrawut di Pemalang. Jika terpilih, akan ada revolusi atau perombakan secara cepat pada bidang itu,” tuturnya di Gedung DPRD, Selasa (29/10/24).

Dirinya yakin, dalam debat publik ini masyarakat akan melihat sosok lain dari Vicky Prasetyo yang menurutnya merupakan seorang yang visioner. Di balik glamornya kehidupan artis ibu kota, Vicky mempunyai banyak kelebihan lain, bahkan koneksi orang-orang pusat untuk kemajuan pembangunan di Pemalang.

Sementara itu, Ketua Pemenangan Paslon Nomor urut 02 Mansur Hidayat-Moch. Bobby Dewantara, Wardoyo juga menuturkan hal serupa, bahkan persiapannya dilakukan cukup lama walaupun paslon ini merupakan kubu petahana. Dengan visi-misi yang ia bawa yaitu Emas, mereka yakin di debat publik nanti, Mansur bisa menguasai panggung untuk menarik hati masyarakat agar memilihnya dan melanjutkan pemerintahan di Pemalang.

“Pasti sudah siap, dan jangan ditanya tentang pengalamannya. Mas Mansur sudah pernah menghadapi situasi ini, jadi pasti akan menguasai panggung,” ungkapnya.

Sedangkan paslon terakhir yaitu Anom Widiyantoro-Nurkholes, Jubir Pemenangan Rudiyanto menuturkan, penguasaan materi tentang birokrasi telah diberikan kepada paslon mereka. Namun untuk prosesnya bagaimana serta taktik debat masih belum dapat di ungkapkan ke publik. Hal itu dilakukan agar masyarakat bisa langsung mendengarkan program serta visi-misi apa yang akan dibawa pasangan An-Nur ini.

“Intinya sudah siap, tapi kami masih rapatkan untuk persiapan nanti malam. Jadi lihat saja di debat nanti, pasti akan terlihat kebijakan juga pemikiran An-Nur untuk Pemalang ke depan,” terangnya pada Selasa (29/10) saat dihubungi lewat WhatsApp.

KPU Kabupaten Pemalang telah menetapkan Tata kelola Pemerintahan Bersih untuk Birokrasi Efektif dan Pelayanan Prima. Diungkapkan oleh Agung Budi Nugroho, tema tersebut dipilih dari usulan para tim ahli panelis untuk Debat Publik esok hari, di mana pelaksanaan nanti akan dibagi beberapa segmen untuk bupati maupun wakilnya. Selain itu, jumlah pendukung yang dibawa oleh masing-masing paslon juga dibatasi, maksimal 200 orang per paslon untuk menghindari permasalahan nantinya. (fan/abd)