Pekerja Pelipat Surat Suara Pilkada 2024 Diupah Rp1,2 Juta

CONTOH: Agung Budi Nugroho Komisioner KPU Pemalang saat menunjukkan surat suara Pilkada Gubernur 2024 di gudang KPU Pemalang saat dilakukan penyortiran dan pelipatan, Selasa (29/10/24). (UFAN FAUDHIL/JOGLO JATENG)

PEMALANG, Joglo Jateng – Tampak terampil dan cekatan, 360 orang pekerja pelipat surat suara Pilkada Serentak 2024 di Pemalang mendapatkan upah Rp1,2 juta dengan waktu kerja empat hari. Setelah sebelumnya rampung mengerjakan pelipatan surat suara bupati pada akhir pekan lalu, pada Selasa (29/10) ini mereka mulai kebut pengerjaan untuk surat suara gubernur Jawa Tengah dan diperkirakan rampung pada Rabu (30/10) ini.

Komisioner KPU Pemalang Agung Budi Nugroho menuturkan, proses pelipatan surat suara di Pilkada 2024 ini berbeda dengan Pemilu Serentak 2024 pada Februari lalu. Jumlahnya berkurang kurang lebih setengah. Jika di Pemilu Serentak ada 600-650 orang pekerja pelipat, untuk di Pilkada Serentak 2024 jumlahnya hanya 360 orang, sebagian besar dari mereka sebelumnya telah berpengalaman melipat surat suara.

Terkait dengan upah, dirinya menjelaskan sesuai regulasi yang ada, KPU Pemalang menghitung upah melalui jumlah total surat suara yang berhasil dilipat oleh masing-masing pekerja secara satuan. Di mana untuk surat suara bupati dihargai Rp206 per satuan, dan gubernur Rp137 per satuan.

Jika dirata-rata, penghasilan para pekerja pelipatan dengan rentan waktu bekerja empat hari dapat mencapai Rp1,2 juta atau Rp550.000 per hari jika mencapai target. “Pekerja di sini sebagian itu dari mereka yang sudah berpengalaman sebelumnya, dan upahnya kita hitung per surat suara jadi kemungkinan ada yang lebih besar atau kecil tergantung surat suara yang dilipat,” ucapnya, Selasa (29/10/24).

Ia mengatakan jika dibandingkan pada proses pelipatan surat suara legislatif kemarin, para pekerja saat ini cenderung lebih cepat dalam proses melipat kertas surat suara. Hal ini karena ukuran surat suara bupati dan gubernur lebih kecil jika disejajarkan dengan surat suara legislatif sebelumnya.

“Paling besok juga sudah selesai, karena saya lihat para pekerja sudah cukup terampil. Untuk penyimpanan juga sudah kita pastikan jauh dari rayap maupun kebocoran agar menjaga kualitas surat suara hingga pelaksanaan pencoblosan di 27 November 2024,” pungkasnya. (fan/abd)