Selain menggelar stand permainan tradisional, kata Ayyub, gelar karya P5 ini juga menampilkan kesenian tari, menyediakan photobooth, dan menjualkan makanan khas daerah dari siswa kelas 11.
Terpisah, Kepala Sekolah SMA Islam Hidayatullah, Etik Ningsih menuturkan, Gelar Karya P5 dengan tema kearifan lokal ini, merupakan bagian penting dari upaya dalam memperkuat karakter peserta didik melalui pengenalan dan pelestarian budaya bangsa.
“Manfaatnya sangat luas, mulai dari peningkatan wawasan budaya siswa terhadap kearifan lokal yang ada di sekitarnya, hingga penumbuhan rasa bangga terhadap identitas budaya sendiri,” katanya.
Melalui kegiatan ini, kata Etik, siswa juga dilatih untuk mengembangkan keterampilan berkomunikasi dan berkolaborasi secara aktif. Baik dengan teman sebaya maupun dengan masyarakat.
“Tak kalah penting, mereka juga didorong untuk terus berpikir kreatif dan inovatif, khususnya dalam menggabungkan unsur budaya lokal dengan perkembangan teknologi yang terus bergerak maju. Inilah bentuk nyata pembelajaran yang kontekstual dan bermakna bagi generasi masa depan,” pungkasnya. (int/adf)










