PURWOREJO, Joglo Jateng – Progres pembangunan Proyek Strategi Utama (PSU) Kabupaten Purworejo, Hotel Ganesha, menunjukkan perkembangan positif. Kabid Destinasi Dinas Pemuda, Olaharaga dan Pariwisata (Porapar) yang juga PPK Proyek Hotel Ganesha, Edi Nur Widyoko menyampaikan, saat ini progres mencapai 11,6%.
Hingga minggu ke-6 tahap pengerjaan, target capaian 7,7%. Sehingga progres pembangunan Hotel Ganesha mengalami deviasi positif sebanyak 3,87%. Deviasi proyek adalah perbedaan antara rencana awal (target, jadwal, anggaran dan lain-lain) dengan hasil aktual yang dicapai dalam proyek.
“Karena proyek ini merupakan PSU Kabupaten, maka kami harus cermat dan tepat dalam pengerjaan. Kami selalu mengadakan rapat secara berkala untuk mengepush (mendorong) capaian progres. Koordinator dengan kontraktor juga sering. Bahkan, saat rapat, Dirut CV Wahana Karya, Agus Darmanto hadir sendiri, tidak permah diwakilkan. Hasil notulen rapat juga langsung dilaksanakan,” papar Edy saat ditemui di lokasi proyek, Selasa (08/07/2025).

Ia melanjutkan, sesuai kontrak kerja, lama pengerjaan adalah 165 hari. Sata ini telah memasuki hari ke-38, dengan capaian deviasi yang positif.
“Rapat-rapat yang kami adakan, agar progres pembangunan tidak minus. Dalam rapat juga kami tekankan mengenai keselamatan kerja harus diutamakan. Ada petugas K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) untuk menjamin para pekerja yang berjumlah 45 orang semuanya aman. Harapan kami, ke depan ada item pekerjaan yang terus bertambah. Ada beberapa yang masih di pabrikan seperti lift, partisi dan lain-lain,” kata Edy.
Untuk spesifikasi pasir yang digunakan memasang landasan paving yaitu, lembut, bersih, tidak ada campuran tanah atau lumpur. Sedangkan pasir untuk lantai lebih bergradasi, berbeda dengan pasir landasan paving.
“Untuk penawaran yang lebih rendah dari pagu, selaku PPK, kami berusaha bahwa pekerjaan ini harus sesuai spek. Karena ini merupakan proyek strategis utama. Terima kasih pada masyarakat yang ikut memantau dan mengawasi agar proyek ini lebih terbuka, tepat mutu, tepat waktu dan sesuai harapan. Kami juga terbuka jika ada saran, masukan dan kritik yang membangun,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Proyek dari CV Wahana Karya, Suwardi menegaskan bahwa, proyek yang dikerjakannya tidak menyalahi spek. “Dari PPK langsung konfirmasi dan selalu koordinasi. Bahan apa pun selalu dikonfirmasikan ke PPK lewat pengawas yang tiap hari di proyek,” tutur Suwardi.
Tambahnya, jika ada material yang perlu diuji lab, pasti diuji terlebih dahulu. Material yang butuh uji lab antara lain adalah paving, kanstin (pembatas trotoar), besi, job mix desain untuk pembuatan beton dan aspal, serta lainnya.
“Aspal itu untuk fasilitas umum berupa jalan akses,” tandasnya. (mrn/rds).










