Pati  

Dianggap Masuk Angin, Anggota Pansus Dikalungi Tolak Angin

MOMEN: Anggota Pansus, Irianto Budi Utomo saat hendak dikalungi tolak angin, Jumat (29/8/25). (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Ada yang berbeda dalam sidang lanjutan Pansus Pemakzulan Bupati Pati Sudewo, Kamis (28/8). Di sela-sela sidang itu, salah satu anggota Panitia Khusus (Pansus), Irianto Budi Utomo diberi tolak angin yang dibuat berbentuk kalung.

Tolak angin itu diberikan oleh Masyarakat Pati Bersatu seusai sidang Pansus yang mengundang Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati, Luky Pratugas Narimo. Pemberian tolak angin ini karena politikus Partai Gerindra itu dianggap masuk angin.

Koordinator aksi Masyarakat Pati Bersatu Teguh Istiyanto menganggap anggota pansus tersebut sedang masuk angin. Oleh karena itu, pihaknya memberikan tolak angin.

“Kami lihat tadi Iryanto dari Partai Gerindra kayaknya dalam Pansus tadi kayaknya sedang mengalami gejala masuk angin. Maka kami berikan obat masuk angin supaya tidak masuk angin,” katanya.

Teguh tak menjelaskan apa yang dimaksud dengan masuk angin. Ia hanya berharap tak ada anggota pansus yang masuk angin.

“Harapannya kalau memang anggota pansus tersebut itu menderita gejala masuk angin, nanti kita tetap mengawal dan menyediakan obat masuk angin. (Indikasinya) dari tutur katanya agak serak-serak basah,” ujarnya.