SEMARANG, Joglo Jateng – PD Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kendal bersama tim pengabdian masyarakat Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang meluncurkan platform digital Wisata Halal Jabal Nur di Kabupaten Kendal. Kawasan Jabal Nur di Desa Protomulyo, Kaliwungu Selatan selama ini dikenal sebagai tujuan ziarah yang ramai.
Pada 2024, lebih dari 2 juta orang tercatat berkunjung untuk berziarah ke makam ulama besar seperti Kyai Asy’ari, Kyai Guru, dan Sunan Katong. Kini, kawasan tersebut diproyeksikan berkembang menjadi destinasi halal unggulan yang tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga menopang ekonomi lokal.
“Kawasan Jabal Nur memiliki potensi besar untuk menjadi ikon wisata halal Kendal. Dengan digitalisasi, penguatan kelembagaan, dan pemberdayaan UMKM, kawasan ini dapat memberi manfaat ekonomi sekaligus menjaga nilai religiusitasnya,” ujar Ketua Umum PD MES Kendal, M. Irkham Fukhuludin dalam siaran pers yang diterima Joglo Jateng, Kamis (18/9/25).
Langkah ini mendapat dukungan akademik dari Unwahas. Ketua LPPM Unwahas, Dr. Agus Riyanto menegaskan pentingnya riset sebagai basis pengembangan.
“Kawasan Jabal Nur perlu dikelola dengan landasan akademik agar lahir model wisata halal yang bisa menyejahterakan masyarakat sekaligus menjadi contoh di daerah lain,” katanya.










