Gelar Lomba Mancing, Desa Popongan Rintis Jalan Menuju Desa Wisata Pertama di Banyuurip

LOMBA: Ratusan pemancing mengikuti lomba mancing di Kolam Lantaburo, Desa Popongan, Kecamatan Banyuurip, Minggu (21/9/25). (MARNIE/JOGLO JATENG)

PURWOREJO, Joglo Jateng – Untuk mengembangkan potensi wisata desa, Pokdarwis Bergema, Desa Popongan, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo, menggelar lomba mancing, di Kolam Lantaburo, Desa Popongan, Minggu (21/9/25). Ada seratus lebih orang dari berbagai desa sekitar yang ikut meramaikan lomba mancing lele ini.

Ketua Pokdarwis Bergema Popongan, Deka Tekad menjelaskan, panitia menaburkan 140 kilogram lele di kolam yang memiliki keliling 380 meter tersebut. Sekaligus, menyediakan hadiah dan banyak doorprize menarik lainnya.

“Kami menyediakan hadiah uang tunai untuk juara pertama Rp 600.000, juara kedua Rp 400.000 dan juara ketiga Rp 200.000. Ada juga doorprize bagi yang berhasil memancing ikan paling besar berpita, akan mendapat satu ekor kambing. Serta ada banyak doorprize lainnya juga,” kata Deka, Minggu (21/9/25).

Ia menambahkan, Kolam Lantaburo itu merupakan akronim dari lahan tanah suburo. Karena lokasi kolam dan joglo yang digunakan sebagai obyek wisata ini dulunya adalah lahan tidur atau lahan yang tak produktif.

Sementara itu, Camat Banyuurip, Galuh Bakti Pertiwi mendukung, program-program desa yang bermanfaat. “Dengan kegiatan seperti lomba memancing ini, manfaatnya akan dirasakan sektor lain, seperti UMKM. Kolam Lantaburo ini memanfaatkan lahan non produktif milik desa. Harapannya bisa menjadi potensi wisata yang bisa diandalkan oleh Desa Popongan,” terangnya.

Pihaknya mengharapkan, agar Desa Popongan ini mulai merintis menjadi desa wisata. Karena, menurutnya di Kecamatan Banyuurip belum ada rintisan desa wisata.

“Sering-seringlah mengadakan kegiatan di Lantaburo, sehingga kolam ini menjadi ramai dan bisa memajukan sektor lain. Jika sudah ramai, mampu menjadi daya tarik warga dan memberi pemasukan PAD dan Pokdarwis,” pungkas Galuh. (mrn/sam)