Kudus  

Inflasi Naik Tipis, Cabai Merah dan Daging Ayam Jadi Pemicu

BERJUALAN: Salah satu pedang yang menjual cabe di Pasar Puri Pati, belum lama ini. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

Menurutnya, komoditas penyumbang inflasi terbesar pada bulan September 2025 adalah Cabai merah (0,09 persen). Daging ayam ras (0,08 persen). Emas perhiasan (0,06 persen). Sigaret kretek mesin (0,03 persen). Telur ayam ras (0,02 persen).

“Cabai merah mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Ini karena faktor cuaca yang membuat produksi dan distribusi terganggu,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, curah hujan tinggi memicu perubahan pola tanam petani dari palawija ke padi. Akibatnya, stok hortikultura menurun, sementara permintaan tetap tinggi.

“Banyak hujan menyebabkan pola tanam petani bergeser dari palawija ke padi. Ini berdampak pada stok yang terbatas, sementara permintaan tetap tinggi,” ucapnya.

BPS Kudus menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi untuk menjaga stabilitas harga di pasar, terutama pada komoditas pangan. “Pengendalian inflasi perlu dilakukan secara bersama, mulai dari menjaga pasokan, distribusi, hingga pengawasan harga di pasar,” pungkasnya. (uma/fat)