Sholikul menambahkan, persaingan di tingkat provinsi akan jauh lebih ketat dibanding kabupaten. Setiap poin dan waktu pengerjaan soal akan menjadi penentu penting.
”Selisih satu poin saja bisa menggugurkan peserta. Jadi, ketepatan dan kecepatan waktu menjawab sangat berpengaruh,” ujarnya.
Tahun ini menjadi kali keempat SMP BUQ mengikuti lomba CCI. Sekolah tersebut telah menorehkan prestasi dengan meraih juara pertama tingkat kabupaten selama dua tahun berturut-turut. Dengan pengalaman itu, pihaknya menargetkan bisa menembus enam besar provinsi.
”Kami sudah punya pengalaman berlaga di tingkat provinsi. Harapannya tahun ini bisa lebih baik, minimal masuk enam besar sesuai target pengawas PAI,” ucapnya.
Meski begitu, Sholikul berpesan agar para siswa tidak terbebani dengan target tinggi.
”Yang penting tetap belajar dengan semangat dan menikmati prosesnya. Jangan takut bersaing, justru jadikan itu motivasi untuk berkembang,” pungkasnya. (adm/fat)










