Pemprov Jateng Siapkan 6 Hektare Lahan Relokasi Darurat Korban Longsor Cilacap dan Banjarnegara

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

SEMARANG, Joglo Jateng – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan langkah relokasi bagi warga terdampak longsor di Kabupaten Cilacap dan Banjarnegara. Lahan untuk permukiman sementara maupun permanen telah dipetakan, menyusul kondisi sejumlah lokasi yang dinilai tidak lagi aman untuk dihuni.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, Pemprov telah menyiapkan lahan seluas 3,5 hektare untuk relokasi warga terdampak di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Proses pencarian tiga korban yang belum ditemukan di lokasi longsor juga masih berlangsung.

“Cilacap hari ini sudah tinggal 3 korban yang belum ketemu. Untuk relokasi sudah disiapin tanah 3,5 hektare. Nanti Cilacap hunian sementara sudah di-backup oleh BPBD,” kata Luthfi usai Rapat Paripurna, Kamis (20/11/25).

Untuk wilayah Banjarnegara, Luthfi menyebut pemerintah daerah telah menyediakan lahan sekitar 2,5 hektare di Kecamatan Pandanarum. Kawasan yang terdampak longsor di wilayah itu merupakan satu dukuh sehingga seluruh warga akan dipindahkan ke hunian sementara sebelum nantinya dibangun hunian tetap.

“(Banjarnegara) nanti akan kita lakukan relokasi, sama. Sudah disiapin oleh Bupati 2,5 ha. Sama prosesnya karena ini adalah hampir satu dukuh, maka relokasinya akan hunian sementara, baru hunian tetap,” ujarnya. (luk/adf)