Pati  

Unik! Folklore Jepalo Coffee Pati Hadirkan Kopi Aroma Pisang dan Rasa Pandan Alami

Suasana penyeduhan kopi di Kedai Folklore Jepalo Coffee Pati yang menggunakan biji kopi asli dari lereng Pegunungan Muria
SUASANA: Pengunjung sedang ngopi di Folklore Jepalo Coffee Desa Jepalo, Kecamatan Gunungwungkal Pati, Rabu (17/12/25). (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

Inovasi Rasa Unik dan Jangkauan Pasar

Selain menyajikan kopi seduh, Luqman juga menjual kopi kemasan dalam bentuk bubuk dan roast bean (biji sangrai). Pemasarannya pun kini tak hanya terbatas di wilayah Pati. Produknya telah merambah luar kota seperti Surakarta, Semarang, Yogyakarta, Tangerang, bahkan menembus pasar internasional. Ia mengaku pernah mengirim produknya hingga ke Hongkong.

Untuk produk kemasan, harga roast bean dijual mulai Rp170 ribu hingga Rp190 ribu per kilogram, tergantung jenis dan kualitasnya, mulai dari grade bawah hingga fine robusta. Sementara kopi bubuk kemasan dibanderol Rp150 ribu per kilogram.

Yang paling menarik, Luqman menghadirkan inovasi roast bean dengan karakteristik rasa yang unik, yakni aroma pisang dan rasa pandan. Eksperimen rasa ini bukan berasal dari perasa buatan, melainkan hasil dari proses budidaya kopi secara organik di kebun.

“Perawatannya dari pertanian. Saya terapkan sistem tumpang sari dengan pohon pisang di kebun kopi, sehingga secara alami menghasilkan aroma pisang yang creamy dan rasa pandan pada biji kopinya,” pungkasnya.

Untuk varian spesial ini, roast bean dijual seharga Rp120 ribu per kemasan 200 gram. Sedangkan jika ingin mencicipi seduhannya di tempat, pengunjung cukup merogoh kocek Rp20 ribu per gelas. (lut/iza)