PEMALANG, Joglo Jateng – Kebakaran hebat melanda deretan Kios Kaki Lima di kawasan Pasar Pagi Pemalang, Selasa (23/12/2025) sore. Api mulai berkobar sekitar pukul 17.30 WIB dan dengan cepat meratakan bangunan semi permanen tersebut.
Hingga pukul 18.35 WIB, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku di lokasi kejadian untuk menjinakkan si jago merah agar tidak merambat ke bangunan lain.
Kronologi Kejadian
Salah satu saksi mata, I Wayan (26), pedagang ikan hias di lokasi kejadian menuturkan, api pertama kali terlihat dari kios sepatu yang berada di bagian dalam sebelah selatan. Mendengar teriakan warga, ia spontan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.
“Kejadian sekitar pukul 17.30 WIB. Saya sontak langsung bangun, menyalakan air dan mencoba membantu memadamkan api,” ujarnya.
Sayangnya, upaya tersebut tak mampu membendung kobaran api. Kencangnya tiupan angin di lokasi ditambah banyaknya material mudah terbakar—seperti pakaian, sepatu, dan bangunan yang didominasi kayu—membuat api dan asap membumbung tinggi dalam waktu singkat.

Kerugian dan Sejarah Terulang
Aris, salah satu pemilik kios yang menjadi korban, mengaku syok mendapati seluruh barang dagangannya ludes tak tersisa. Ia menyebutkan, kebakaran besar serupa pernah terjadi di lokasi ini puluhan tahun silam.
“Habis semua tidak tersisa. Tadi ada yang sempat menyelamatkan barang tapi percuma, api merambat sangat cepat. Kebakaran seperti ini juga pernah terjadi 30 tahun lalu, tepatnya tahun 1995,” jelas Aris.
Diperkirakan lebih dari 100 kios hangus dalam insiden ini dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Berdasarkan informasi dari warga setempat, sekitar 70 persen kios di area tersebut sebenarnya sudah tutup operasionalnya sejak pandemi Covid-19, namun kini sisa bangunan tersebut rata terbakar. (fan/rds)










